
Manokwari, TopbNews.com – Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Manokwari, Agustince Werimon mengatakan, keamanan serta mutu obat dan makanan merupakan hal yang sangat penting untuk dijamin, sebab obat dan makanan yang tidak aman dan tidak bermutu dapat membahayakan kesehatan masyarakat.
“BPOM tidak bisa bekerja sendiri, kami membutuhkan keterlibatan lintas sektor untuk menjamin mutu dan keamanan obat dan makanan yang beredar di wilayah Papua Barat,” katanya dalam kegiatan Penguatan Sinergitas Lintas Sektor Demi Mewujudkan Obat dan Makanan Aman di Papua Barat, Kamis (7/12) yang digelar di salah satu hotel di Manokwari.
Agustince menjelaskan, sebagai fungsi pengawasan, BPOM bertugas melakukan pengawasan sebelum produk beredar dan setelah produk beredar.
“Kami sudah melakukan tugas fungsi kami pengawasan premarket maupun pos market jadi hasil pengawasan kami ini ada tindak lanjut atau rekomendasi yang kami berikan ke pemerintah daerah untuk bisa ditindaklanjuti”, ujarnya.
Selain memberikan laporan terhadap lintas sektor yang tidak menindaklanjuti hasil pengawasan BPOM, Agustince mengatakan, pihaknya juga memberikan reward kepada lintas sektor yang aktif memberikan kontribusi terhadap pengawasan peredaran obat dan makanan, baik dari pihak Pemerintah hingga swasta.

“Jadi ada penghargaan yang kami berikan juga ke dinas yang selalu aktif memberikan tindak lanjut kemudian saran-saran juga yang selalu aktif ketika kami memberikan teguran langsung melakukan perbaikan. Salah satunya reward kami berikan, kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari”, terangnya.
Disamping itu, kegiatan ini juga menampilkan produk UMKM pelaku usaha, karena BPOM memiliki kewenangan atas ijin edar produk.
“Acara ini juga ada FGD kami mengundang akademisi dari Universitas Papua dengan Politeknik pembangunan pertanian karena mereka punya inovasi mereka meneliti bahan-bahan alam yang dapat dimanfaatkan untuk kosmetik untuk obat tradisional. Jadi kami ingin tahu sudah berapa banyak bahan alam yang bisa dimanfaatkan dan kita akan membantu dari segi kewenangan kita mungkin bahan bakunya perlu distandarisasi. Nah kita juga minta pemerintah daerah juga membantu dari kewenangan ijin kemudian diberikan dukungan untuk rumah produksi hingga pemasaran produknya”, bebernya.
Ia berharap untuk pengawasan tahun berikutnya lintas sektor lainnya dapat lebih memberikan kontribusi aktif, sehingga dapat menerima Award BPOM di tahun mendatang.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait, antara lain Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Kepolisian Daerah Papua Barat, Kejaksaan Tinggi Papua Barat, dan sejumlah mitra BPOM.
Penulis : Tesan