Penerima Manfaat Dana Otsus pada Dinas Sosial Teluk Wondama, Akui Bantuan yang diberikan Sangat Membantu

Tim Monev Dana Otsus saat berinteraksi dengan penerima manfaat bantuan BBR (Foto : Tesan/TopbNews.com)

Wondama, TopbNews.com – Dinas Sosial Kabupaten Teluk Wondama memberikan bantuan Bahan Pokok (Bapok) kepada 1750 penerima dan bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR) kepada 88 penerima manfaat.

mostbet

Bantuan dana yang diberikan bersumber dari Dana Otsus Tahun Anggaran 2023 dengan Sub Kegiatan Fasilitasi Bantuan Pengembangan Ekonomi Masyarakat dari spesifik grand 1,25% dengan dana Rp. 1.916.737.000, yang tereasiasi 100%.

Penerima manfaat Bapok, Yohanes Mambor kepada Tim Monitoring dan Evaluasi Dana Otsus Tahun Anggaran 2023 yang terdiri dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyampaikan, bantuan yang diterima cukup membantu keluarganya.

“Ya, meski tidak banyak tapi bisa membantu ketersediaan bahan makanan di rumah dalam beberapa minggu. Ada Beras, Telur, mie, daun teh, minyak goreng yang kami terima waktu itu”, ucap Yohanes Mambor warga Kampung Torey, Distrik Rasiei sembari berharap bantuan yang diterima dapat berkelanjutan.

Yohanes Mambor, penerima manfaat bantuan Bapok dana otsus TA 2023 dari Dinas Sosial Kabupaten Teluk Wondama (Foto : Tesan/TopbNews.com)

Senada, penerima manfaat BBR, Debby Yunelce Morin juga menyampaikan bahwa bantuan yang diterimanya digunakan untuk membangun dapur.

“Saya terima semen 25 sak, seng 15 lembar sama beberapa kilo paku. Bahan-bahan itu sebagian sudah digunakan untuk bangun dapur, karena memang kami belum punya dapur yang permanen. Jadi bantuan ini sangat berguna sekali buat saya dan keluarga”, terang mama Debby Yunelce Morin, kepada Tim Monev, Selasa (5/11).

Kendala yang Dihadapi saat Distribusi

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Teluk Wondama, Anace Betay menjelaskan, distribusi bapok kepada penerima manfaat OAP dimulai dari bulan Juni hingga Desember yang diawali dari kota menuju kepulauan hingga di pedalaman.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Teluk Wondama, Anace Betay (Foto : Tesan/TopbNews.com)

“Yang paling jauh itu pedalaman di Oya, itu kami harus minta masyarakat untuk datang ke kampung terdekat dulu di undurere untuk ambil. Jadi bapok nya mereka ambil kemudian bawa pulang kembali dengan berjalan kaki ke kampung Oya. Namun tahun kemarin sebagian bantuan kami naikan di helikopter karena pemda ada punya anggaran helikopter tahunan sehingga bulan agustus dan desember bapok untuk masyarakat di Oya di distribusi dengan helikopter”, jelas Anace.

Anace menambahkan, kendala dalam penyaluran dana Otsus lebih kepada biaya operasional dinas saat distribusi bantuan.

“Kami pernah minta kepada Bappeda apakah bisa biaya operasional dinas menggunakan anggaran lain. Sehingga bantuan dana otsus baik block grand, spesifik grand, DTI dan DBH Migas, peruntukannya hanya untuk pelayanan kepada masyarakat”, ungkap Anace.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Dana Otsus Tahun Anggaran 2023 yang diinisiasi Biro Otsus Provinsi Papua Barat di sejumlah Kabupaten di wilayah Provinsi Papua Barat merupakan upaya untuk memastikan penyaluran dana otsus tepat sasaran dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Orang Asli Papua (OAP).

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!