
Wondama, TopbNews.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Teluk Wondama melantik 102 Pengawas TPS sekaligus memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Sistem Pengawasan Pemilihan (Siwaslih).
Pelantikan dan Bimtek dilakukan di salah satu hotel pada Senin (4/11) dan dihadiri para Komisioner Bawaslu Teluk Wondama yakni Epianus Rawar, David B. Sabarofek dan Askanar Kapisa serta Sekretaris Bawaslu Teluk Wondama, Joni.
Ketua Bawaslu Teluk Wondama, Epianus Rawar, menyatakan para PTPS yang berjumlah 102 orang itu ditempatkan di 102 TPS di 75 kampung dan satu kelurahan di Kabupaten Teluk Wondama.
PTPS direkrut pada 23 hari menjelang hari pemilihan serta bertugas hingga tujuh hari setelah pemilihan berakhir. Mereka akan bekerja di TPS bersama para KPPS serta saksi dari masing-masing pasangan calon.
“PTPS fokusnya adalah proses pemungutan suara. Mulai dari persiapan pemungutan suara, penghitungan hingga rekapitulasi suara di tingkat TPS,” kata Epianus Rawar.
Kerja-kerja PTPS dilaporkan ke Panwas tingkat distrik melalui Panwas tingkat kampung maupun kelurahan.
Sementara, Bimtek Siwaslih dilakukan agar PTPS memahami pelaporan kerja melalui aplikasi tersebut. Kerja PTPS yang dilaporkan melalui Siwaslih dipantau langsung Bawaslu Republik Indonesia.
Epianus Rawar berharap PTPS bekerja dengan profesional dan maksimal. Pihaknya menginginkan para PTPS dapat menghindari terjadinya kecurangan-kecurangan yang terjadi di TPS.
“Supaya hasil pemilihan dapat diterima semua pihak, khususnya masing-masing Paslon yang maju sebagai kepala daerah di Pilkada 2024 ini,” pungkasnya. (*/red)