
Maybrat, TopbNews.com – Pemerintah Kabupaten Maybrat Kembali Memperkuat Sumber pangan dan pendidikan dasar di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Hal ini dilakukan dalam kunjungan kerja Pj Bupati Maybrat, Bernhard Rondonuwu didampingi Pj Sekda, Ferdinandus Taa, di Kampung Ayata, Distrik Sifat Timur Tengah, Kamis (12/10).
Sebanyak 4 ton beras dibagikan untuk 4 Distrik dan 200 seragam sekolah SD dan pramuka dibagikan untuk SD YPPK St Petrus Ayata.
Empat Distrik yakni, Distrik Aifat Timur Tengah, Aifat Timur Jauh, Aifat Timur Selatan dan Aifat Timur. Sedangkan Distrik Aifat Selatan diserahkan secara terpisah.
“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyerahkan bantuan beras sebanyak 4 Ton dimana masing-masing distrik mendapatkan 1 ton beras. Harap dibagikan secara menyeluruh sehingga dapat membantu masyarakat kita,” ucap Pj Bupati Maybrat, Bernhard Rondonuwu.
Rondonuwu menyampaikan, bantuan seragam sekolah yang diberikan untuk seluruh siswa di Sekolah Dasar diharapkan dapat menjawab keterbatasan siswa yang kurang mampu dan merangsang semangat belajar anak.
Dikatakan Pj Bupati pemberian seragam sekolah memiliki beberapa manfaat. Pertama, seragam sekolah dapat memberikan identitas dan rasa persatuan di antara siswa-siswa.
“Dengan mengenakan seragam yang sama, siswa-siswa akan merasakan lebih seragam dan selaras dalam lingkungan sekolah,” katanya.

Lanjutnya, seragam sekolah juga dapat mengurangi perbedaan sosial diantara siswa-siswa. Dengan menggunakan seragam yang sama, siswa lebih percaya diri dan tidak merasa malu.
“Hal ini juga dapat meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa. Dengan memiliki seragam yang layak, siswa akan merasa lebih percaya diri dan lebih fokus dalam kegiatan belajar mengajar,” ucapnya.
Diketahui Pembagian seragam tersebut meliputi
1 pasang seragam merah putih dan 1 pasang seragam pramuka bagi setiap siswa yang berada di SD YPPK St Petrus Ayata.
Sementara, Pj Sekda Kabupaten Maybrat, Ferdinandus Taa meminta agar seragam diprioritaskan kepada siswa yang belum memiliki seragam.
“Jadi seragam ini bagikan dulu buat anak-anak kita yang belum punya seragam. Nanti kalau semua sudah dapat baru bisa dibagikan kepada yang lainnya,” katanya.
Diharapkan, dengan adanya bantuan pangan beras dan seragam sekolah bagi masyarakat dan juga anak sekolah dapat membantu masyarakat di setiap kampung.
“Saya berharap dengan adanya pembagian bantuan ini dapat menjawab kebutuhan dari masyarakat dan jangan ada lagi masyarakat yang bepergian meninggalkan kampungnya,” Harapnya sembari berpesan agar setiap gedung sekolah harus dibuka dan aktifitas belajar mengajar harus tetap dilaksanakan. (*)
Penulis : Marthina Marisan