
Bintuni, TopbNews.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menegaskan dukungannya terhadap Kampung Banjar Ausoy, Distrik Manimeri, yang masuk dalam penilaian tingkat pusat Kasad Award Kampung Pancasila Tahun 2026.
Mewakili Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, Staf Ahli Yohanes Manobi menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI Angkatan Darat, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), PT Astra International Tbk, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan dan pengembangan Kampung Pancasila di Banjar Ausoy.
Menurutnya, keikutsertaan Banjar Ausoy dalam penilaian tingkat pusat bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk menunjukkan keberagaman dan kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, gotong royong dan kebersamaan.
“Bagi kami, Kampung Banjar Ausoy bukan sekadar peserta dalam sebuah perlombaan.
Kampung ini adalah salah satu wajah keberagaman di tengah perbedaan suku, agama, budaya dan latar belakang masyarakat yang mampu hidup berdampingan, saling menghormati serta bersama-sama membangun kampung dalam semangat persaudaraan”, ujar Yohanes dalam sambutannya, Rabu (23/9/2026).
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni memandang nilai-nilai yang menjadi indikator penilaian, seperti kerukunan masyarakat, mitigasi konflik, kearifan lokal, ekonomi kreatif, ketahanan pangan mandiri hingga kepedulian terhadap lingkungan, sebagai bagian penting dalam pembangunan kehidupan masyarakat.
Karena itu, Yohanes berharap nilai-nilai tersebut tidak hanya ditampilkan saat penilaian, tetapi terus dipelihara dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengajak masyarakat Banjar Ausoy membuktikan bahwa Pancasila bukan sekadar nilai yang diucapkan, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Bagaimana kita menghormati perbedaan, menyelesaikan persoalan, bergotong royong dan menjaga persaudaraan. Inilah nilai-nilai Pancasila yang harus terus kita hidupkan”, katanya.
Sementara itu, Ketua Tim Penilaian Kampung Pancasila Kasad Award 2026, Brigjen TNI Anan Nurakhman, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan masyarakat Banjar Ausoy yang telah menyambut serta mendukung pelaksanaan penilaian tersebut.

Anan menjelaskan, Kasad Award Kampung Pancasila 2026 merupakan program yang diprakarsai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan dilaksanakan bersinergi dengan PT Astra International Tbk.
Ia menyebutkan, sebanyak 63 Kampung Pancasila terbaik dari seluruh Indonesia telah terpilih untuk mewakili masing-masing Kodam dalam ajang tersebut.
Penilaian dilakukan melalui dua tahapan, yakni penilaian secara online berdasarkan zona dan kategori, serta penilaian offline untuk memperebutkan juara 1, 2 dan 3 pada setiap kategori hingga juara umum tingkat nasional.
Beberapa kategori yang dinilai antara lain pembinaan ketahanan pangan, pembinaan UMKM, pembinaan Wanra, pembinaan Karang Taruna dan Social Media Challenge.
“Kita ingin Kampung Pancasila menjadi contoh penerapan nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagaimana masyarakat dapat hidup damai tanpa konflik meskipun memiliki perbedaan agama, suku dan ras”, jelas Anan.
Ia berharap keberadaan Kampung Pancasila dapat menjadi media pembelajaran bagi masyarakat sekaligus mendorong kampung-kampung lain untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Anan juga mengaku mendapat kesan positif saat pertama kali mengunjungi Kabupaten Teluk Bintuni.
Ia menilai sambutan masyarakat sangat hangat dan berharap semangat persatuan serta kebersamaan terus dijaga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat di Papua Barat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus PT Astra International Tbk Ivan Ikhsan dan Herdiawan Sutikno, serta Kapten Inf Teddy Sofian selaku Kaur Kum Bidang Kermater Spaban VII/Kermater Sterad.

Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berharap proses penilaian tingkat pusat tersebut menjadi momentum memperkuat pembinaan masyarakat di Banjar Ausoy sekaligus memperkenalkan potensi kampung sebagai salah satu contoh kehidupan yang menjunjung keberagaman, persaudaraan dan gotong royong. (*)
Penulis : Marthina Marisan