
Manokwari, Topbnews – Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan, Pemerintah Manokwari mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 60 Miliar untuk penyelenggaraan Pemilihan umum (Pemilu) serentak pada 2024 mendatang. Anggaran tersebut, kata Hermus, akan disalurkan dalam dua tahun APBD.
“Total kebutuhan dana untuk KPUD Manokwari sekitar Rp.60 Milyar. Kita anggarkan secara bertahap, 50 persen tahun ini dan 50 persen tahun 2024. Kita berharap ini bisa mendukung semua tahapan pemilu agar dapat berjalan dengan baik,” ujar Bupati Hermus kepada awak media usai Rakor bersama Forkopimda Manokwari, Jumat (13/1) siang.
Bupati Hermus menyampaikan, saat Rakor Forkopimda juga mendapatkan penjelasan dari KPU tentang tahapan pelaksanaan pemilu serta adanya perubahan daerah pemilihan (dapil). “Dalam rakor tadi, KPU juga menjelaskan tentang adanya peningkatan alokasi kursi di DPRD dari 25 menjadi 30 kursi karena jumlah penduduk kita sudah lebih dari 200 ribu penduduk. KPU juga menyampaikan pembentukan badan ad hoc penyelenggara pemilu yaitu PPD maupun KPPS,” jelasnya.
Sementara dari Bawaslu, kata Hermus, ada upaya bawaslu dan pihak terkait kerawanan penyelenggaraan pemilu yang dikhawatirkan akan menimbulkan pelanggaran yang juga berdampak pada kualitas penyelenggaraan pemilu yang tidak optimal. “Dengan penyampaian ini, Forkopimda Kabupaten Manokwari akan menindaklanjuti dalam kebijakan daerah di masing-masing institusi, tentunya untuk memberikan dukungan kepada KPU untuk memastikan semua tahapan dan penyelenggaraan pemilu DPR berlangsung dengan baik, aman dan sukses juga berkualitas,” tuturnya. (*)
Penulis : Tesan