Pembangunan Gedung Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat Telan Anggaran Rp. 117,3 Milyar

Kajati Papua Barat, Harli Siregar saat akan meletakan batu pertama pembangunan kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat di Arfai (Foto : Istimewa)

Manokwari, TopbNews.com – Tidak lama lagi, Kejaksaan Tinggi Papua Barat akan memiliki gedung kantor sendiri yang berlokasi di Perkantoran Gubernur Arfai, Manokwari, Provinsi Papua Barat.

mostbet

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Harli Siregar dalam sambutannya pada groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Rabu (13/12) di Arfai mengatakan, proyek pembangunan gedung kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat menelan anggaran Rp. 117.335.969.000,- (Rp. 117,3 Milyar). Bangunan gedung yang direncanakan dengan konstruksi 4 lantai tersebut berdiri di atas lahan seluas 30.000 M2 (3 Hektar).

Gedung Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat memiliki konsep arsitektur modern, sesuai standar dan kebutuhan ruangan pada bangunan perkantoran.

“Anggarannya Rp. 117.3 milyar yang bersumber dari APBN DIPA Kejaksaan RI dan pembangunannya dilaksanakan oleh PT. Prambanan Dwipaka. Waktu pengerjaanya 390 hari kalender kontrak multi years ( tahun jamak 2023-2024),” aku Harli dihadapan tamu undangan.

Harli menegaskan, peletakan batu pertama merupakan langkah awal yang akan menentukan kokoh tidaknya bangunan ini kelak. Menurut Harli, masih terlintas dalam ingatan 4 tahun silam, dimana awal mula berdirinya Kejaksaan Tinggi di Provinsi Papua Barat. Sampai saat ini Kejaksaan masih menumpang Eks Kantor Bupati Manokwari. Ia mengaku, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat dan daya juang dalam melaksanakan tugas pelayanan.

“Seremoni peletakan batu pertama pembangunan ini merupakan ungkapan terima kasih atas realisasi konkret niatan baik kita bersama untuk mendukung kinerja Kejaksaan. Juga menjadi sebuah gambaran dari kerja sama yang baik antara pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan ini. Saya berharap bentuk perhatian tersebut haruslah dijawab dengan kesungguhan dan keseriusan Kejaksaan dalam meningkatkan hubungan kerja sama yang sinergis di antara semua pihak yang terlibat,” pesan Harli.

Harli menambahkan, keberhasilan pembangunan Gedung Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat adalah wajah penegakan hukum di Indonesia, karena kiprah Kejaksaan merupakan cerminan penegak hukum di mata masyarakat, sehingga dengan penguatan sarana dan prasarana yang lebih representatif melalui pembangunan gedung kantor ini, diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin meningkatkan peran Kejaksaan dalam menjamin kualitas dan profesionalitas penegakan hukum yang berkeadilan.

“Seiring tegak dan kokohnya pembangunan gedung Kantor ini, haruslah berbanding lurus dengan semakin tegak dan terjaganya supremasi hukum. Selain itu dengan dibangunnya gedung Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat, hendaknya kita juga jadikan sebagai tonggak yang dapat meningkatkan semangat pengabdian, terutama dalam memberikan pelayanan publik yang optimal,” pungkas Harli. (*)

Penulis : Redaksi

Menuju PEMILU 2024

00Hari
00Jam
00Menit
00Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!