Pasir Untuk Lapangan Voli Pantai Sirnas Seri 3 Manokwari, Rencana Dari Pantai Pasir Putih

Roy Letlora, Bidang Bina Prestasi PBVSI (Foto : Tesan/Topbnews.com)

Manokwari, Topbnews.com – Manokwari, Papua Barat ditunjuk sebagai tuan rumah Sirkuit Nasional (Sirnas) Seri 3 Tahun 2023 Voli Pantai, yang akan digelar Juli mendatang.

mostbet

Saat ini, pembangunan Venue Cabang Olahraga Voli Pantai di Kompleks Pantai Petrus Kafiar Amban, sedang dalam tahap penyelesaian.

Namun rupanya pasir yang menjadi media utama olahraga ini, dinilai terlalu halus untuk digunakan. Hal ini diungkapkan Roy Letlora, Bidang Bina Prestasi PBVSI.

“Karena yang saya lihat butiran pasirnya ini terlalu halus jadi pada saat hujan itu, pasirnya jadi keras, sudah seperti tanah, dan itu tidak boleh karena kalau voli pantai itu saat kita masuk ke pasir, kaki kita tertanam,” katanya di Manokwari.

Dijelaskan Roy, pasir yang digunakan dalam event ini seharusnya memiliki tekstur yang sedikit kasar, dengan warna pasir yang menarik.

“Untuk pasir saya akan cari, saya lihat yang tidak jauh-jauh tuh kayak pasir di pantai pasir putih. Nah itu kan putih agak kuning dan itu agak campur karang nah itu yang memenuhi standar,” terangnya sembari mengatakan, untuk event Sirnas dibutuhkan sekitar 20 hingga 30 senti timbunan pasir, maka lapangan voli pantai siap digunakan.

Roy menambahkan, penimbunan pasir yang dilakukan pada empat lapangan bola voli pantai dengan pasir dari pantai amban, hampir mencapai satu meter.

“Voli pantai itu memang mainnya harus capek. Kalau ini pasirnya kan enak nih, kalau hujan basah jadi padat pasirnya sehingga loncatnya jadi tinggi, beda kalau tekstur pasirnya lebih kasar. Makanya nanti kami akan segera cek pasir di pantai pasir putih, kan nanti pasirnya diayak lagi dulu sehingga karang yang besar tidak terikut karena itu akan melukai pemain,” jelasnya.

“Pak Penjabat Gubernur sangat luar biasa, terbukti selama saya mengikuti event nasional dan internasional, venue kita sangat luar biasa, kita punya ini yang paling besar dengan pemandangan yang indah,” tambahnya.

Ketika ditanyakan soal apakah ada ornamen dengan konsep kearifan lokal, Roy Letlora menyatakan usulan ini sangat baik, sehingga akan disampaikan kepada Pj Gubernur Waterpauw.

“Mungkin konsep ini harus ada ya, jadi akan kami sampaikan kepada pak Gubernur. Mungkin ornamennya ini kita pasang di gapuranya atau area lainnya, yang mencirikan khas kearifan lokal Papua Barat,” ujarnya.

Sirkuit Nasional di Manokwari digelar setelah Sirnas Seri 1 di Kota Palu, Sulawesi Barat dan Seri 2 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!