Paduan Suara Sarana untuk Menghargai dan Melestarikan Budaya Tanah Sisar Matiti

Bintuni, TopbNews.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy membuka secara resmi Lomba Paduan Suara dalam rangka HUT Kabupaten Bintuni ke-22, Kamis (5/6) sore.

Paduan suara diikuti oleh 18 kelompok Paduan suara, dan lagu wajib yang dinyanyikan yakni Mars Kabupaten Teluk Bintuni.

Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy dalam sambutannya mengatakan, Lomba Paduan Suara diharapkan menjadi sarana untuk menghargai dan melestarikan budaya tanah Sisar Matiti.

“Lagu Mars Kabupaten Teluk Bintuni dapat menjadi bagian integral dalam kehidupan sosial, budaya dan identitas masyarakat. Melalui lagu mars ini kiranya kita semua dapat memperkuat rasa kebersamaan, memahami nilai-nilai budaya dan melestarikan warisan daerah yang kita miliki”, katanya.

Bupati mengatakan, menang ataupun kalah merupakan hal yang wajar dalam sebuah perlombaan.

“Mari kita nikmati seluruh rangkaian lomba paduan suara ini sebagai moment berkumpul dan berjumpa, mari kita rayakan sukacita HUT Bintuni ke-22 melalui pelaksanaan lomba ini”, ujarnya.

Menurutnya, hasil lomba hendaknya menjadi bahan refleksi pada seluruh kelompok paduan suara untuk lebih tekun berlatih sehingga pada pelaksanaan lomba berikutnya memberikan kualitas yang lebih meningkat lagi.

Diketahui, peserta lomba paduan suara tahun ini memperebutkan hadiah dengan total ratusan juta rupiah bagi 6 pemenang lomba.

Keluar sebagai pemenang pada Lomba Paduan Suara tahun 2025, yakni :
Juara 1 GKI Viadolorosa
Juara 2 Cantate Choirs
Juara 3 St. Yohanes Bintuni
(*)

Penulis : NatYo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!