Muswilub BKMT Papua Barat Jadi Momentum Penyatuan Organisasi

Manokwari, TopbNews.com – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) wilayah Papua Barat menggelar Musyawarah Wilayah Luar Biasa (MUSWILUB) di Swiss-Belhotel Manokwari, pada Minggu (9/11). Kegiatan dihadiri pengurus pusat, pengurus wilayah, pengurus daerah, serta para peninjau dan tamu undangan, baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.

mostbet

Hayati Mansur dalam laporan Ketua Panitia MUSWILUB,m menjelaskan kegiatan dilaksanakan berdasarkan Instruksi Musyawarah Luar Biasa Nomor 0825 yang dikeluarkan di Jakarta pada 27 Oktober 2025 oleh Pengurus Pusat BKMT.

Instruksi tersebut diterbitkan menyusul situasi kepengurusan BKMT Papua Barat yang dinilai belum menunjukkan perubahan signifikan meski telah diberikan waktu empat bulan untuk melakukan pembenahan dan menjaga keutuhan organisasi di tingkat wilayah.

“Selama empat bulan terakhir, kesempatan telah diberikan kepada ketua wilayah BKMT Papua Barat untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam memperkuat solidaritas dan penyatuan kepengurusan. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, hasil yang diharapkan belum tercapai,” jelas Hayati dalam laporannya.

Berdasarkan hal tersebut, Pengurus Pusat bersama pengurus daerah di Papua Barat sepakat melaksanakan Musyawarah Wilayah Luar Biasa sebagai tindak lanjut dari amanat instruksi pusat dan surat keputusan bersama pengurus daerah kabupaten se-Papua Barat, yaitu Surat Keputusan Nomor 01/SK-BKMT/2025 tertanggal 30 Oktober 2025.

Dengan mengusung tema “Melalui Musyawarah Wilayah Luar Biasa Kita Wujudkan Kepengurusan BKMT Papua Barat yang Berdasarkan Ukhuwah, Amanah, dan Persatuan”, acara ini diharapkan mampu menjadi momentum konsolidasi dan rekonsiliasi seluruh jajaran BKMT di wilayah Papua Barat.

Adapun pendanaan kegiatan bersumber dari sumbangan pengurus daerah BKMT dan bantuan lain yang bersifat tidak mengikat.

“Demikian laporan yang dapat kami ssampaikan. Semoga melalui musyawarah ini, kita dapat bersama-sama memperkuat ukhuwah dan menjaga amanah organisasi BKMT di Papua Barat,” tutup Hayati Mansur. (Rian Lahindah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!