
Jayapura, TopbNews.com – Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey, Kembali menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) pada pelaksanaan upacara hari pendidikan nasional tahun 2024.
Penghargaan diberikan MURI kepada Frans Pekey sebagai Pemrakarsa Yel-Yel Integrasi Nasional bagi peserta pelajar terbanyak di Indonesia, bahkan di dunia.
Hal ini disampaikan Raflus Doranggi mewakili Direktur marketing MURI, di Lapangan Karang PTC Entrop Disrik Jayapura Selatan Kota Jayapura, Papua, Kamis 2 Mei 2024.
“Lembaga pencatat rekor nasional MURI mengapresiasi pencapaian prestasi karya dan Karsa superlative di bidang pendidikan atas prakarsa PJ Walikota Jayapura Bapak Doktor Frans Pekey dalam menggerakkan gerakan literasi salah satunya adalah kegiatan lomba yel-yel integrasi nasional yang diikuti lebih dari 6.000 siswa yang terdiri dari TK, SD, SMP dan SMA se-Kota Jayapura.
Dijelaskan Raflus, Hal ini tentu telah memenuhi kriteria rekor MURI sebagai yang terbanyak di Indonesia dan bahkan di dunia.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi semangat kebanggaan nasional akan cinta tanah air pada Papua yang merupakan bagian Indonesia. Oleh karenanya dengan bangga dan dengan rasa hormat kami akan menganugerahkan piagam Rekor MURI pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2024,” tandasnya.
Sementara itu PJ Wali Kota Jayapura, Frans Pekey usai memimpin upacara menyampaikan rasa terima kasih kepada dunia pendidikan di Kota Jayapura, kepada pengelola-pengelola sekolah, yayasan, dinas pendidikan, para kepala sekolah, para pengawas serta seluruh guru, tenaga kependidikan dan juga kepada para siswa dan pelajar di Kota Jayapura.

“Saya memberi apresiasi karena kita mampu dan terus mempertahankan kualitas pendidikan di Kota Jayapura dan mari kita jadikan mimpi kita, pendidikan di Kota Jayapura menjadi pendidikan yang berkualitas, pendidikan yang unggul dan juga pendidikan yang mampu berdaya saing bukan hanya nasional tetapi juga internasional,” ucapnya.
Dihadapan ratusan peserta upacara, Frans Pekey juga mengingatkan pesan dari Kemendikbud Ristek agar terus melanjutkan merdeka belajar.
“Konsep merdeka belajar itu dapat menumbuhkembangkan para siswa untuk terus aktif berkreasi, sehingga tidak ada kendala untuk menampilkannya. Jadikan momentun Hardiknas 2024 ini sebagai wadah untuk bergerak bersama menuju merdeka belajar yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Dalam kegiatan upacara hari pendidikan nasional, Frans Pekey memberikan Penghargaan kepada DPW Muhamadiyah Papua, BP YPK Papua, YPPK Provinsi Papua, pengurus Yapis Papua dan Bunda PAUD Kota Jayapura atas dedikasinya memajukan pendidikan di Kota Jayapura.
Penulis : NatYo