
Manokwari, TopbNews – Pemerintah dan kepolisian memprediksi tahun ini arus mudik akan meningkat 44,8% atau naik dari 85,5 juta menjadi 123,8 juta orang. Terkait tingginya jumlah pemudik itu, membuat petugas dan pemerintah diharapkan bekerja maksimal dalam pengamanan arus mudik lebaran tahun ini.
Sebagai bentuk kerjasama, Pemda dan Kapolresta Manokwari, Senin (17/4) pagi menggelar apel gabungan dimulainya Operasi Ketupat Mansinam tahun 2023 di Lapangan Apel Mapolresta Manokwari. Didampingi Kapolresta Manokwari Kombes Pol. Benny Simangunsong, Bupati Hermus Indou melihat langsung kesiapan pasukan selama pengamanan arus mudik.

Bupati yang membacakan arahan Kapolri menekankan masalah kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi selama arus mudik dan balik. Untuk mencegah hal itu, semua pihak termasuk pemerintah diharapkan melakukan langkah-langkah pencegahan. Salah satunya menertibkan dan melengkapi rambu di titik-titik rawan kecelakaan.
“Ingatkan masyarakat untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum digunakan. Lakukan penguatan edukasi tertib berlalu lintas, imbau pengemudi untuk memastikan kondisi kesehatan dan segera beristirahat apabila mengalami kelelahan,” pesan Kapolri yang dibacakan Bupati Hermus.

Bupati sendiri berharap Operasi Ketupat Mansinam 2023 berjalan dengan baik dan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H berlangsung aman. “Pastikan Operasi Ketupat Mansiman ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan kenyamanan maupun kondusifitas daerah bagi masyarakat yang hendak melaksanakan mudik dan nantinya kembali ke Manokwari dengan selamat balik,” pinta bupati.
Operasi Ketupat Mansinam rencananya akkan digelar selama 14 hari. Yakni sejak 18 April hingga 1 Mei 2023 serta pasca operasi pada 2 hingga 9 Mei 2023. (*)
Penulis : Hengki K