Meriah, Penyambutan Penjabat Gubernur Libatkan Lintas Suku

Kepala Suku Besar Moi, Pdt. Paulus Safisa menyambut kedatangan Pj. Gubernur Papua Barat, Muhamad Musa’ad. Selain perwakilan Suku Moi, kehadiran Penjabat Gubernur PBD juga dilakukan sejumlah suku lainnya di Sorong Raya. (Sumber: Istimewa)

Sorong, TopbNews.com– Jumat, 16 Desember 2022, suasana di Bandar Udara Dominik Eduard Osok (DEO) Kota Sorong, Papua Barat Daya (PBD) nampak lebih ramai dari biasanya. Kendaraan roda empat, sudah mengantre untuk masuk ke areal parkir. Nampak pula beberapa kelompok datang dan memenuhi ruang kedatangan.

mostbet

Ya, kedatangan warga ke Bandar Udara DEO pagi itu adalah untuk menyambut dan menyaksikan dari dekat kedatangan Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Muhamad Musa’ad dan rombongan di Kota Sorong.

Seolah merindukan kehadiran tamu yang lama dinanti, terlihat semringah senyuman di setiap raut wajah warga yang begitu antusias. Tarian dan tetabuhan terdengar sayup mengiringi diskusi warga yang memenuhi areal bandar udara.

Kurang lebih pukul 06.00 WIT, pesawat milik maskapai Batik Air, yang membawa rombongan mendarat mulus di Bandar Udara. Di pintu masuk kedatangan, dipimpin Kepala Suku Besar Moi, Pdt. Paulus Safisa sudah siap menyambut. Berbalut pakaian adat, Paulus didampingi anggota Dewan Adat lainnya bersiap. Terlihat pula Pj. Walikokta Sorong yang juga ketua panitia penjemputan, George Yarangga.
Selayaknya menyambut pembesar yang datang, Paulus lantas menyematakan sebuah noken dan sehelai kain Timor. Penyambutan Pj. Gubernur Musa’ad ini yang langsung dilakukan dewan adat Moi ini menjadi pertanda penerimaan sang pemilik ulayat kepada pemimpin yang akan membangun negeri mereka.
Sebagai symbol kebersamaan, prosesi penyambutan tidak hanya mewakili Suku Moi. Tapi juga melibatkan warga Fakfak, Teminabuan, Maybrat, Tambrauw dan Suling Tambur dari Raja Ampat.

“Ini menandakan seluruh suku Se-Sorong Raya menerima kedatangan Penjabat Gubernur Papua Barat Daya di kota ini,” tandas Sulaiman Merin, seorang intelektual muda Suku Moi.

“Kami menaruh harap kepada penjabat. Mudah-mudahan bisa membawa perubahan ke arah lebih baik,” sambung mantan Ketua Umum HMI Cabang Sorong tersebut.

Kemeriahan terus berlanjut hingga di Bandar Udara DEO. Rombongan gubernur selanjutnya diarak melintasi sejumlah ruas jalan Kota Sorong. Konvoi berakhir di Kantor Walikota Sorong. Di sini, acara sejumlah lapisan masyarakat sudah menunggu untuk mendengar arahan pertama Gubernur Musa’ad.
Diberitakan sebelumnya, Pj. Gubernur Muhamad Musa’ad dilantik Mendagri di Jakarta 9 Desember 2022 lalu. Saat pelantikan, Mendagri Tito Carnavian berharap gubernur dapat merangkul semua pihak di wilayah kerjanya. Hal tersebut dimaksudkan untuk kondisi kamtibmas di provinsi ke-38 tersebut terus terjaga.

Sebelum akhirnya ditetapkan sebagai provinsi baru, proses pengusulan Provinsi Papua Barat Daya tergolong lama. Nyaris 16 tahun perjuangan pemekaran dilakukan. Upaya tak kenal lelah tersebut akhirnya berbuah manis. Akhir 2022, pemerintah pusa secara resmi mengesahkan kehadiran Provinsi PBD sebagai provinsi keenam di Tanah Papua.

“Ini berkat bagi seluruh masyarakat se-Sorong Raya. Pemekaran ini bukan untuk satu dua kelompok saja. Saatnya kita bergandengan tangan membangun daerah. Kami siap mengawal cita-cita hadirnya provinsi ini,” tutup Sulaiman. (*)
Penulis: Sidarman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!