Menag Nasaruddin Umar: Pesparawi Nasional XIV Beri Dampak Ekonomi dan Tinggalkan Warisan Kepedulian Lingkungan

Manokwari, TopbNews.com – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengatakan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari tidak hanya menjadi ajang pembinaan iman dan penguatan persaudaraan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Papua Barat.

Dalam sambutannya pada penutupan Pesparawi Nasional XIV, di RTP Borarsi, Minggu (28/6/2026), Menag menyampaikan bahwa kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia, beserta rombongan pendamping dan pendukung kontingen, turut menggerakkan perekonomian daerah.

Menurutnya, aktivitas para peserta selama berada di Manokwari memberikan manfaat bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain memberikan dampak ekonomi, Menag juga mengapresiasi komitmen seluruh peserta dalam mendukung gerakan ramah lingkungan selama penyelenggaraan Pesparawi.

Ia menilai kebiasaan membawa tumbler pribadi, menghentikan penggunaan botol plastik sekali pakai, serta mengelola sampah secara bijak merupakan langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan beriringan sebagai fondasi pembangunan bangsa yang berkelanjutan. Saya berharap kebiasaan baik yang telah dibangun di Tanah Papua Barat tidak berhenti sampai acara ini berakhir, tetapi terus dibawa pulang, ditularkan, dan diterapkan di daerah serta lingkungan masing-masing”, ujar Menag.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh kontingen yang mengikuti Pesparawi Nasional XIV adalah pemenang.

Menurutnya, semangat pelayanan, persaudaraan, perdamaian, toleransi, dan kepedulian terhadap lingkungan yang ditunjukkan para peserta jauh lebih bermakna daripada sekadar meraih prestasi.

“Bagi kontingen yang memperoleh penghargaan saya ucapkan selamat. Pertahankan kerendahan hati dan jadikan prestasi tersebut sebagai pemicu semangat pelayanan yang lebih tinggi. Bagi yang belum berhasil meraih piala, jangan berkecil hati. Kehadiran Saudara-Saudari di Tanah Papua membawa misi perdamaian, persatuan, dan kelestarian alam. Itulah kemenangan terbesar bagi bangsa Indonesia”, tuturnya.

Menutup sambutannya, Menag menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional, panitia penyelenggara, jajaran TNI-Polri, para pemimpin gereja, relawan, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Pesparawi Nasional XIV dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.

“Semoga segala pengorbanan, kerja keras, dan pengabdian tulus yang telah diberikan dicatat sebagai amal bakti dan menjadi berkat yang melimpah bagi masyarakat, bangsa, dan negara”, pungkasnya. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!