Masalah Pupuk, Bibit dan Lahan Pertanian Jadi Atensi Calon Anggota DPR RI, Roma Megawanti Waterpauw

Calon DPR RI No Urut 1 GOLKAR Dapil Provinsi Papua Barat, Roma Megawanti Waterpauw didampingi Ketua DPD GOLKAR Papua Barat, Paulus Waterpauw saat hadiri Temu Warga dan Tokoh Kampung Aimasi, Minggu 7/1/2024 di SP 3 Kampung Aimasi (Foto : Tesan/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Masalah Pupuk, Bibit dan Lahan Pertanian yang menjadi persoalan masyarakat di Satuan Pemukiman (SP) transmigrasi Kabupaten Manokwari, menjadi Atensi Roma Megawanti Waterpauw.

mostbet

Sebagai Calon Anggota DPR RI Nomor Urut 1 dari Partai Golongan Karya (GOLKAR) Dapil Papua Barat, Roma Megawanti mengatakan, dirinya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah transmigrasi apabila dipercayakan duduk di Senayan.

“SP ini wilayah agraris, karena itu isu terkait masalah pupuk, bibit dan lahan pertanian itu yang bisa menjadi aspirasi yang kedepannya saya suarakan kalau bapak ibu berkenan mendukung saya duduk di DPR RI”, ucap Roma Megawanti Waterpauw saat menghadiri Temu Warga dan Tokoh Kampung Aimasi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Minggu (7/1) di SP 3 Kampung Aimasi.

Tampak ratusan warga yang menghadiri Temu Warga dan Tokoh Kampung Aimasi(Foto : Tesan/TopbNews.com)

Ia menuturkan, keputusannya untuk berkecimpung di dunia politik dipicu karena ia melihat secara langsung bagaimana kesulitan yang dialami masyarakat.

“Saat suami saya, Paulus Waterpauw Menjabat sebagai Pj Gubernur Papua Barat, saya sebagai Pj Ketua PKK Provinsi Papua Barat yang banyak turun lapangan dan saya melihat secara langsung persoalan kemiskinan, buta aksara dan kesehatan terutama penanganan stunting. Ini yang membuat mata saya dibukakan untuk melakukan hal yang lebih”, ungkap Roma Megawanti.

Dihadapan 200 yang hadir, Roma Megawanti berharap dukungan yang diberikan kepada teman sesama GOLKAR yakni Calon Anggota DPRD Kabupaten Manokwari Dapil 4 Siswanto, diberikan juga kepada dirinya.

“Dengan kerendahan hati, saya mohon dukungannya, karena tanpa dukungan bapak ibu cita-cita saya untuk menjadi mediator pejuang suara bapak ibu di pusat tidak akan tercapai”, harap Roma Megawanti yang didampingi Suami, Paulus Waterpauw, Ketua DPD GOLKAR Provinsi Papua Barat.

Pada kesempatan itu, beberapa warga menyampaikan aspirasi mereka diantaranya mereka meminta kedepan pemekaran kampung hendaknya dilengkapi dengan lahan pertanian yang memadai.

“42 tahun kami tinggal di SP kami memperoleh 2ha lahan yang mana 1 ha masih hutan dibuka oleh kami sendiri sebagai lahan pertanian. Lahan kami sekarang dengan anak dan cucu yang ada, sudah tidak cukup untuk bertani memproduksi pangan. Semoga ini menjadi bahasan ditinjau kembali pemekaran kampung dikaitkan dengan produksi pangan kami”, ucap Bambang.

Hal lain yang dititipkan masyarakat adalah soal kepemilikan lahan 2ha yang belum ada kejelasan hukumnya.

“Kedepan tolong ibu perjuangkan supaya ada pengukuran secara definitif sebagai kekuatan hukum kepada kami. Jika ibu perjuangkan saya yakin gol, karena selama ini belum ada pengukuran”, ujar warga lainnya.

Ketua DPD GOLKAR Papua Barat, Paulus Waterpauw menyatakan masukan soal lahan pertanian sangat baik. Ia menjelaskan, pemekaran kampung merupakan kebijakan pemerintah karena berkaitan dengan anggaran dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat untuk memperpendek rentang kendali pembangunan. Sayangnya tidak didukung dengan fasilitas lainnya yang disarankan. Hal ini kata Waterpauw menjadi bahan perenungan bersama.

Ratusan warga yang menghadiri Temu Warga dan Tokoh Kampung Aimasi (Foto : Tesan/TopbNews.com)

Menanggapi aspirasi yang disampaikan masyarakat, Calon Anggota DPR RI Nomor Urut 1 dari Partai GOLKAR Dapil Papua Barat, Roma Megawanti menyatakan, menerima semua saran baik dan sejumlah masalah yang terjadi ditengah-tengah masyarakat dan akan berjuang menyuarakan bila dipercayakan oleh masyarakat menjadi wakil rakyat.

“Wakil rakyat tidak punya kewenangan eksekusi, tapi punya wakil rakyat yang bisa menyuarakan aspirasi bapak ibu dalam setiap sidang dan tidak hanya duduk diam, semoga bisa membantu masyarakat. Jadi dengan kerendahan hati saya mohon dukungannya dan kembalikan ke bapak ibu”, pungkas Roma Megawanti disambut tepuk tangan riuh warga.

Penulis : Tesan

Menuju PEMILU 2024

00Hari
00Jam
00Menit
00Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!