
Yapen, TopbNews.com – Bupati Yapen, Benyamin Arisoy, didampingi Kepala BPBD Kabupaten Yapen, meninjau langsung dua titik longsor di Kampung Sarawandori, Sabtu (21/2/2026).
Peninjauan dilakukan mulai dari Sarawandori Satu hingga Sarawandori Dua untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus langkah penanganan darurat.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati melihat langsung kondisi gunung yang mengalami longsor dan berdampak pada aktivitas masyarakat, termasuk akses jalan yang sempat terganggu akibat material tanah dan batu yang menutup badan jalan serta mendekati permukiman warga.
Benyamin Arisoy menegaskan bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab penuh atas penanganan bencana tersebut.
Ia telah memerintahkan agar segera didatangkan alat berat guna memindahkan material longsoran, terutama yang berada di sekitar rumah warga dan akses utama masyarakat.
“Ini harus total di-cutting dari atas gunung. Tidak bisa dikerjakan dari bawah, karena harus menahan beban longsor. Kalau tidak, akan terus berisiko”, tegas Bupati.
Menurutnya, kondisi struktur gunung yang didominasi material karang dan mudah menyerap air menjadi salah satu faktor pemicu longsor.
Jika tidak segera ditindaklanjuti dengan pemotongan dari bagian atas, potensi longsor susulan sangat mungkin terjadi, terutama saat curah hujan tinggi.
Pemerintah Kabupaten Yapen memprioritaskan pembersihan akses jalan sebagai langkah awal agar aktivitas kendaraan dan mobilitas masyarakat kembali normal.
Setelah itu, pekerjaan lanjutan berupa pemotongan gunung dari bagian atas akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh.
“Yang pertama kita bersihkan dulu jalan agar aktivitas kendaraan maupun masyarakat bisa berjalan baik. Setelah itu baru kita kerjakan gunung mulai dari atas”, tambahnya.
Langkah cepat ini diharapkan mampu meminimalisir dampak lanjutan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat Sarawandori.
Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan deras melanda wilayah tersebut. (*/TOP Kontri 01)