
Manokwari, TopbNews.com – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto ungkap kembalinya 10 mantan anggota KKB Sorong Raya ke NKRI hasil proses panjang lewat pendekatan persuasif, humanis, dan penuh kesabaran.
Menurut Letjen TNI Lucky Avianto, keputusan mantan anggota itu kembali ke NKRI berawal dari kesadaran pribadi untuk dapat masa depan lebih baik bagi keluarga.
“Keinginan kembali muncul dari kesadaran pribadi. Mereka ingin peroleh kehidupan lebih baik dan masa depan lebih pasti bagi keluarga,” kata Lucky Avianto.
Ia jelaskan proses didukung komunikasi intensif Satgas Yonif dengan anggota Kodap IV Sorong Raya. Dari komunikasi tercapai kesepakatan terima dan jemput anggota Kodap IV Sorong Raya di Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni.

Sebanyak 37 orang dijemput dan dibawa ke Pos Meyerga untuk pendataan dan pemeriksaan awal.
Setelah pendataan, para mantan anggota jalani pemeriksaan kesehatan awal di Pos Meyerga oleh Satgas Yonif. Selanjutnya pemeriksaan lanjutan di Markas Kodam XVIII/Kasuari untuk pastikan kondisi kesehatan menyeluruh.
“Hasil pemeriksaan tunjukkan seluruhnya dalam kondisi baik,” kata Lucky.
Pangkogabwilhan III sampaikan Kodam XVIII/Kasuari sudah koordinasi dengan Pemprov Papua Barat dan Pemkab Teluk Bintuni untuk siapkan program pemasyarakatan, pembinaan, dan pemberian layanan dasar bagi mereka.

Langkah itu bentuk komitmen negara beri perhatian dan pendampingan kepada warga yang pilih kembali ke NKRI.
“Negara harus benar-benar hadir bagi mereka. Karena itu berbagai program pembinaan dan pelayanan dasar akan terus diberikan agar mereka bisa kembali beradaptasi dan jalani kehidupan lebih baik bersama masyarakat,” pungkasnya. (*/TOP-01)