Lantik Tiga Kepala Kampung di Wamesa, Bupati Yohanis Manibuy Tegaskan Pemimpin Harus Dekat dengan Rakyat

Bintuni, TopbNews.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy menegaskan, kepala kampung harus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan warga, dan mengambil keputusan secara transparan serta mengutamakan kepentingan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah janji tiga kepala kampung di Distrik Wamesa, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, di ruang kelas SMP Sion Yakati, Jumat (9/10/2026) malam.

Ketiga kepala kampung yang dilantik yakni Enos Samaduda sebagai Kepala Kampung Idoor, Petrus Wasiani sebagai Kepala Kampung Yakati, dan Albert Tiasaka sebagai Kepala Kampung Mamuranu.

Dalam arahannya, Yohanis Manibuy mengingatkan bahwa kepala kampung merupakan pemimpin pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, pelayanan publik harus dimulai dengan kehadiran pemimpin yang memahami kondisi dan kebutuhan warga secara langsung.

“Karena itu, saya berpesan kepada kepala kampung yang baru dilantik agar senantiasa hadir untuk mendengar, memahami, dan menyelesaikan persoalan masyarakat. Jadilah pemimpin yang dekat dengan rakyat, yang mau turun langsung melihat keadaan masyarakat”, tegas Yohanis.

Bupati juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh warga tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun kelompok.

Menurutnya, persatuan, keharmonisan, serta penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan budaya harus menjadi bagian dari penyelenggaraan pemerintahan kampung.

Selain itu, ia meminta setiap keputusan dan kebijakan di tingkat kampung dilakukan secara terbuka.

“Setiap keputusan dan kebijakan yang ditempuh harus melalui proses yang transparan, mengedepankan musyawarah serta berpihak pada kepentingan masyarakat”, tandasnya.

Pesan tersebut menjadi penekanan bagi ketiga kepala kampung yang baru dilantik agar menjalankan amanah pemerintahan dengan mengutamakan pelayanan warga, menjaga persatuan, dan memastikan setiap kebijakan menjawab kebutuhan masyarakat di kampung masing-masing. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!