
Manokwari, TopbNews.com – Sekolah Dasar (SD) Negeri 05 Sanggeng, Manokwari menggelar Ujian Praktek dengan menampilkan salah satu tarian yang sangat Populer di kalangan masyarakat.
Kepala sekolah SD Negeri 05 Sanggeng Manokwari, Barmince Urus menyampaikan, selain menjadi salah satu mata pelajaran yang di ajarkan dalam muatan lokal, pelaksanaan Ujian praktek Yospan juga dapat mempertahankan nilai budaya.
“Jadi tarian yospan ini memang sudah ada dalam salah satu mata pelajaran muatan lokal yang telah di ajarkan khususnya bagi kelas enam, namun secara tidak langsung hal ini dapat menumbuhkan rasa cinta dan melestarikan salah satu tarian daerah yang ada di tanah Papua”, ucapnya, Senin (24/2).
Ia mengatakan, dengan terlaksananya kegiatan ltersebut tentunya tidak terlepas dari peran guru dan juga orang tua murid yang telah memberikan dukungan penuh kepada pihak sekolah.
Lanjutnya, Para siswa/i Kelas VI ini telah berlatih selama kurang lebih 2 minggu dan di bimbing langsung oleh Guru Muatan Lokal.
Ia menjelaskan bahwa sebelum para siswa/i Kelas VI mengikuti ujian Tertulis, mereka harus terlebih dahulu mengikuti ujian Praktek.
“Seperti biasa, jadi sebelum anak-anak di kelas enam ini mereka mengikuti ujian tertulis mereka harus melalui ujian praktek”, ungkapnya.
Ia berharap, agar para siswa/i yang telah mengikuti ujian Praktek Yospan tersebut agar terus meningkatkan potensinya di jenjang sekolah menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga ke Perguruan tinggi.
“Kita ajar mereka dari usia dini ini juga dengan harapan jangan sampai mereka tinggal di Papua tapi tidak tau budaya orang Papua”, jelasnya.
Selain ujian Tarian Yospan pihaknya juga akan melaksanakan beberapa ujian praktek lainnya seperti :
1.Ujian praktek keagamaan (Islam, Kristen Protestan dan Katolik) dimana untuk agama IsIam ini akan dipraktekan cara melakukan wudhu dan untuk agama Kristen Protestan dan Katolik mereka akan membaca indah Alkitab.
2.Ujian Praktek olahraga untuk melatih dan menilai kesehatan fisik.
3.Ujian praktek bahasa Inggris para siswa/i akan memperkenalkan diri.
4.Ujian praktek Seni Budaya dan Prakarya (SB DP) membuat kolase gambar dimana gambarnya telah disiapkan oleh para guru.
5.Ujian praktek Bahasa Indonesia para siswa/i akan melakukan pidato (masing-masing anak).
6.Ujian praktek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa/i akan dminta untuk menggambarkan sebuah benua yang sudah disiapkan oleh para guru dan dipilih salah satu dan di gambar kemudian di nilai.
Ia juga menambahkan bahwa ada satu mata pelajaran yang baru saja di terapkan pada tahun 2021 yakni Pelajaran Muatan Lokal Malaria (Mulok Malaria).
Sambungnya, Mata Pelajaran Mulok malaria ini sudah ada di semua Sekolah Dasar yang ada di kota Manokwari khususnya SD yang berada di dalam kota.
“Untuk penerapan sistem mengajar mulok malaria ini di sekolah lain saya tidak tau pasti tapi Pelajaran mulok malaria di SD Negeri 05 Sanggeng tidak diberikan kepada semua kelas dan hanya ada di kelas tertentu, kalo di SD kami itu di ajarkan khusus untuk SD kelas IV dan V”, ucapnya mengakhiri. (*)
Penulis : Marthina Marisan