Lagi, Kota Jayapura Diguncang Puluhan Kali Gempa

Tangkapan layar catatan gempa bumi yang menguncang Kota Jayapura dan sekitarnya, Rabu (8/2) hingga Kamis (9/2) pagi. (Foto: bmkg.go.id/TopbNews.com)

Jayapura, TopbNews – Balai BMKG Wilayah V mencatat hingga Kamis (9/2) pagi, sebanyak 20 getaran gempa bumi terjadi di Kota Jayapura dan sekitarnya. Gempa yang dirasakan sejak Rabu (8/2) malam dengan kekuatan berbeda terus terjadi.

mostbet

Dikutip dari situs bmkg.go.id, gempa bumi pertama di pukul 20:35:35 WIT ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4.9. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.50° LS dan 140.73° BT, pada jarak 4 km Timur Laut, Kota Jayapura Papua dengan  kedalaman 10 km. Sementara gempa terakhir tercatat terjadi pada pukul 04.59 WIT dengan kekuatan magnitudo 2,8 dan berkedalaman 5 Km dari permukaan.

Kepala Balai Besar MKG Wilayah V, Yustus Rumakiek, melalui rilisnya menyampaikan, berdasarkan lokasi episenter, kedalaman hiposenter dan mekanisme patahan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal yang melintas di Kota Jayapura.

“Gempa bumi M 4.7 ini berdampak dan dirasakan oleh masyarakat di daerah Kota Jayapura dengan skala intensitas III-IV MMI Kab. Jayapura III Kab. Keerom II-III MMI. Untuk gempa bumi M 3.2 Kota Jayapura dengan skala intensitas II-III MMI. Untuk gempa bumi M3.3 dan M2.9 dengan skala intensitas II dirasakan di Kota Jayapura. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, sejak 2 Januari 2023 hingga Rabu, 8 Februari 2023 pukul 22:15 WIT telah terjadi gempa bumi di wilayah sekitar Kota Jayapura sebanyak 995 kali dengan 98 kejadian di antaranya dirasakan oleh masyarakat.

BMKG menghimbau Masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta tetap waspada.

“Hindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” pungkasnya.

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!