
Manokwari, TopbNews.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manokwari, Harjanto Ombesapu, mengungkapkan bahwa terdapat 2.544 tenaga honorer yang belum terdaftar dalam data Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).
Harjanto menjelaskan bahwa setelah melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), ia mendapatkan arahan untuk menyampaikan permasalahan tersebut kepada Bupati Manokwari, Hermus Indou.
“Setelah saya berbicara dengan BKD, mereka menyarankan untuk menghadap Pak Bupati. Saat saya sampaikan, Pak Bupati langsung memberikan instruksi untuk segera membuka pendaftaran,” ujar Harjanto, Rabu (16/1).
Langkah ini diambil untuk memastikan tenaga honorer di Manokwari tetap bisa terakomodir.
“Jika pendaftaran tidak dibuka, anak-anak kita yang berjumlah 2.544 ini tidak akan bisa lagi diakomodir sebagai honorer,” tambahnya.
Menurut Harjanto, upaya pendaftaran berjalan dengan lancar, dan hingga saat ini 90 persen tenaga honorer telah berhasil mendaftar.
“Alhamdulillah, 90 persen sudah mendaftar semua. Jadi menurut saya, untuk honorer ini sudah tidak ada masalah. Kita diberikan waktu sampai hari rabu kemarin Tanggal 15 Januari 2025 pukul 00.00 WIT untuk menyelesaikan seluruh proses pendaftaran,” ungkapnya.
Langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Manokwari ini menunjukkan komitmen untuk mendukung tenaga honorer agar dapat mengikuti proses pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). (*)
Penulis : Marthina Marisan