
Manokwari, TopbNews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pegunungan Arfak menekankan setiap tahapan proses Pilkada 2024 harus menjunjung tinggi nilai kejujuran.
“Kita harus jujur, mana yang salah itu salah dan mana yang benar itu benar dalam menghadapi Pilkada 2024,” tegas Ketua KPU Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosak Saroi kepada awak media.
Kata Yosak, PPD dan PPS serta Pantarlih memiliki peran yang penting serta menjadi satu hirarki dalam kesuksesan pelaksanaan Pilkada, sehingga penguatan kapasitas kelembagaan pada semua tingkatan, merupakan hal yang penting dalam mensukseskan Pilkada 2024.
“Sebagai penyelenggara Pilkada 2024, peran PPD dan PPS serta Pantarlih adalah mata rantai yang tidak dapat terpisahkan dan kita satu hirarki. Karena itu kami menggelar Bimtek kepada anggota PPD dari 10 Distrik se-Kabupaten Pegunungan Arfak yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal 25 sampai dengan 27 Juni 2024. Jumlah peserta sebanyak 50 anggota PPD dan PPS,” sebutnya.
Yosak menambahkan, setiap tahapan yang dibebankan kepada PPD dan PPS maupun Pantarlih di masing-masing wilayah kerja agar selalu berkoordinasi dengan pihak KPU. “Kita kerja hari ini akan menjadi bukti untuk 5 sampai 10 tahun kedepan, karena kita juga berjasa bagi bangsa Indonesia
dan itu akan tercatat sebagai sejarah,” pesannya kepada para peserta.
Diakhir sambutan, Yosak menyebut komitmen KPU untuk bekerja dengan baik dan profesional. “Pegunungan Arfak yang dulu boleh tertinggal, tapi sekarang tidak lagi karena teknologi masa kini sudah canggih seperti HP Android contohnya,” jelasnya.
Penulis : Marthina Marisan