
Manokwari, TopbNews.com – Ketua Koperasi Mitra Tani Arfak, Sebulon Saroi meminta kebijakan Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak dan Pemerintah Provinsi Papua Barat dapat memberikan surat rekomendasi kepada Koperasi Mitra Tani Arfak dan Koperasi Arfak Maju Bersama dalam pengelolaan hasil pertanian masyarakat lokal.
“Saya minta ke Dinas Koperasi dan UKM Pegunungan Arfak dan Provinsi Papua Barat memberikan surat rekomendasi kepada Koperasi Mitra Tani Arfak (Konsumen) dan Koperasi Arfak Maju Bersama (Produsen) untuk menampung dan mensuplai sayur dan buah dataran tinggi Ke beberapa perusahaan yang beroperasi di Papua Barat serta toko dan mall yang ada Manokwari,” harap Sebulon Saroi kepada TopbNews.com, Jumat 24 Mei 2024.
Sebulon mengaku pihaknya telah memasukan surat penawaran ke Conch Cement Factory Manokwari untuk dapat bekerja sama dalam mengekspor hasil pertanian dari Kabupaten Pegunungan Arfak sebanyak dua kali, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil.
“Dari perusahaan Conch Cement Factory Manokwari saya sudah dua kali masukan surat, tapi sampai detik ini belum ada tanggapan,” akunya.
Khusus di Kabupaten Pegaf, Sebulon mengaku telah memiliki dua potensi yang sangat besar di bidang pariwisata dan pertanian serta buah-buahan dataran tinggi (nenas, markisa, strawberry), namun belum dikelola dengan baik oleh masyarakat karena keterbatasan sarana dan prasarana pertanian dan bimbingan pengetahuan.
Menurutnya, koperasi yang telah dikelolanya sudah berjalan selama dua tahun dan memiliki 18 anggota yang tergabung dalam badan kepengurusan, pengelolaan pertanian dipusatkan di Distrik Anggi, namun pihaknya akan terus melakukan upaya peningkatan pertanian ke sembikan distrik di Kabupaten Pegaf.
“Koperasi baru berjalan dua tahun lebih, sehingga banyak kelemahan, keterbatasan bahkan juga pengetahuan menyangkut koperasi masih minim sekali,“
Sebulon menambahkan, hasil pertanian yang nanti akan di panen selanjutnya di tampung oleh pihak koperasi dan akan di ekspor ke sejumlah konsumen melalui perdagangan satu pintu, sehingga mempermudan pemasaran hasil produksi dari masyarakat lokal di daerah.
“Melalui wadah koperasi tujuannya adalah untuk meningkatkan penjualan hasil pertanian di Kabupaten Pegaf,“ pungkasnya.
Penulis : Marthina Marisan