Komisi III DPR Papua Barat Apresiasi Langkah PT Padoma dan Dorong Penyertaan Modal Daerah

Manokwari, TopbNews.com – Wakil Ketua Komisi III DPR Papua Barat, Aloysius Siep, menyampaikan apresiasi terhadap langkah-langkah strategis yang telah dijalankan PT Padoma (Papua Doberai Mandiri) sebagai BUMD milik Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Hal tersebut disampaikan dalam sesi wawancara usai pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama OPD mitra kerja di Manokwari, Jumat (5/12) malam.

Aloysius menilai PT Padoma telah menunjukkan perkembangan positif, khususnya melalui berbagai kesepakatan dan kerja sama yang baru-baru ini dijalankan.

“Terkait dengan hearing kami dengan PT Padoma, pertama kami mengucapkan terima kasih atas langkah-langkah yang sudah diambil, terutama penandatanganan MoU kemarin dan juga apa yang sudah berjalan di Bintuni, termasuk proses pengapalan yang sudah berlangsung”, ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa PT Padoma telah melaporkan komitmennya untuk memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Provinsi Papua Barat.

Komisi III menganggap hal tersebut sebagai kemajuan penting dalam optimalisasi peran BUMD.

“Sudah disampaikan bahwa akan menyumbangkan PAD buat Provinsi Papua Barat. Jadi pada intinya, kami Komisi III mendukung sekali program-program PT Padoma”, kata Aloysius.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya dukungan dari pemerintah daerah dalam bentuk penyertaan modal untuk memperkuat kapasitas PT Padoma dan entitas usaha di bawahnya, termasuk PT Ubadari.

“Terkait dengan pengapalan yang dilakukan oleh PT Padoma maupun PT Ubadari, modalnya saat ini berasal dari mereka sendiri. Tetapi ada pendapatan yang masuk untuk Papua Barat. Karena itu, penyertaan modal dari pemerintah menjadi sangat penting dan harus menjadi catatan utama”, tegasnya.

Menurut Aloysius, keberadaan BUMD seperti PT Padoma memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan daerah dan memperkuat ekonomi regional.

Ia berharap pemerintah provinsi dapat memberikan dukungan penuh agar pengelolaan bisnis daerah dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan.

“Bagian ini penting sekali. penyertaan modal harus dipertimbangkan penuh demi memperkuat kontribusi PT Padoma bagi Papua Barat”, tutupnya. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!