
Jayapura, TopbNews.com – Ketua Lembaga Masyarakat Adat Waropen, AP2KW dan Pemuda Adat Waropen di Jayapura meminta Pj Bupati Waropen segera mengembalikan jabatan kepala-kepala OPD Definitif di Kabupaten Waropen.
Ini disampaikan Ketua LMA Waropen, Carlos Sawaki kepada TopbNews.com, Senin (13/10) malam.
Menurut Carlos Sawaki, 95 persen kepala-kepala OPD di waropen bekerja dengan SK Pelaksanaa Tugas (Plt) saja.
“Hingga hari ini anak asli waropen, anak adat Waropen banyak yang menjadi korban karena kepentingan orang perorang sehingga jabatannya harus dicopot,” katanya .
Sebagai tokoh adat sekaligus sebagai orang waropen asli, Carlos Sawaki berujar jika sampai hari ini masih ada istri dan anak yang menangis karena jabatan yang dipercayakan kepada keluarga, suami, ayah mereka dicopot. maka kami mohon dengan rendah hati kepada Pj Bupati Waropen untuk kembalikan jabatan mereka dengan berbagai pertimbangan.
“Mereka ini pernah diangkat melalui prosedur ASN dan aturan pemerintah. Untuk mendapatkan jabatan tersebut juga melalui sebuah proses pelelangan jabatan. Namun jika karena sebuah kepentingan segelintir oknum mengakibatkan putra-putri asli waropen harus di copot jabatannya ini sangat tidak adil (tidak fer),” ungkapnya dengan suara bergetar menahan haru.
Terkait nasib mereka, dia meminta pejabat yang saat ini menjabat dan dipercaya negara harus berpikir bijak dengan penuh kasih.
“Sebagai orang tua, saya berharap kepada anak-anak waropen yang hebat, yang hari ini tercecer karena sebuah kepentingan tetap semangat dengan potensi yang ada. Dan kepada pemerintah kabupaten waropen, kami tidak bermaksud untuk intervensi ikut campur urusan pemerintahan. Kami sangat paham benar tentang sebuah sistem.
Kami ingin agar tangisan, penderitaan anak asli waropen tidak berkepanjangan, mereka sangat kompeten di bidangnya,” ungkapnya
Carlos Sawaki berharap, Pj Bupati Waropen yang saat ini menjabat untuk segera buka ruang terbuka untuk berdiskusi. Tujuannya untuk keberlangsungan kehidupan anak anak asli Waropen.
Ditempat yang sama, Ketua Aliansi Peduli Pembangunan Kabupaten Waropen (AP2KW) sekaligus tokoh pemuda waropen, Yohanis Sawaki sangat mengharapakan Pj Bupati Waropen segera melihat tata pengelolaan pemerintahan dengan baik yang sesuai dengan mekanisme.
“Para Kepala OPD yang telah melalui mekanisme pemerintahan dilantik secara resmi oleh pejabat daerah saat itu namun karena satu dan lain hal mereka ini di non aktifkan dan digantikan oleh Plt. Kami paham benar, jabatan seorang Plt ada batas waktunya. Jika hingga 6 bulan sudah harus ada pelantikan definitif,” kata Yohanis.
Dia menyebut, Pemerintahan Kabupaten Waropen merupakan sebuah pemerintahan yang besar, sehingga jabatan para kepala OPD itu harus definitif, sehingga teknis pekerjaan dapat berjalan dengan baik.
Dirinya berharap, Pj Bupati yang baru saat ini dapat mengaktifkan kembali para kepala OPD yang telah lolos mekanisme aturan ASN untuk dikembalikan jabatannya.
“OPD di Kabupaten Waropen 95 persen kerja dengan SK Plt. Ini pemerintahan apa ?? Plt diatas Plt. Sebagai anak asli waropen yang ada di Jayapura sekaligus sebagai pendiri kabupaten waropen, saya sangat sedih melihat kondisi yang terjad di waropen,” ujarnya lagi.
Menurut yohanis, berdirinya kabupaten waropen saat itu dimaksud supaya orang waropen sejahtera bukan malah sebaliknya.
“Pj Bupati waropen segera mengambil sikap dan kebijakan untuk merubah situasi dan kondisi yang terjadi di Pemkab waropen. Jujur sebagai anak adat waropen saya sangat sedih dengan kondisi waropen saat ini,” ungkapnya.
“Waropen dibangun untuk semua orang waropen, siapapun anak waropen yang sedang berada dimanapun harus punya tanggung jawab untuk Waropen dengan memberikan kontribusi pikiran untuk perubahan waropen demi kesejahteraan masyarakat waropen,” pungkasnya. (*)
Penulis : NatYo