
Mnokwari, TopbNews.com – Kabut asap akibat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Arfai menyelimuti kawasan Kantor Gubernur Papua Barat selama hampir sepekan.
Kepulan asap dari lokasi kebakaran menyebabkan kualitas udara menurun dan mengganggu aktivitas di sekitar pusat pemerintahan Provinsi Papua Barat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran di TPA Arfai telah berlangsung sekitar hampir satu minggu. Hingga kini, api dilaporkan masih membakar tumpukan sampah sehingga menghasilkan asap tebal yang terbawa angin ke kawasan perkantoran gubernur.
Pantauan di lapangan pada Sabtu (11/7/2026) menunjukkan kabut asap menyelimuti ruas jalan menuju kompleks Kantor Gubernur Papua Barat.
Jarak pandang pengendara berkurang, sementara aroma asap juga tercium cukup menyengat di sejumlah titik sekitar kawasan perkantoran.
Selain mengganggu aktivitas masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN), kondisi tersebut juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan, terutama bagi warga yang memiliki gangguan pernapasan, anak-anak, dan lansia.
Warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera mengambil langkah penanganan untuk memadamkan kebakaran di TPA Arfai dan mengendalikan dampak polusi udara yang terus meluas. (*)
Penulis : Rian Lahindah