
Ransiki, TopbNews.com – Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah Temu Nasional (Temunas) II dan Majelis Umum Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) se-Indonesia 2026.
Agenda nasional GPKAI tersebut berlangsung 25–28 September 2026 dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Bupati Mansel Bernard Mandacan menyambut positif kepercayaan tersebut. Ia menyebut penunjukan Mansel sebagai kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat.
“Atas nama seluruh masyarakat Manokwari Selatan, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Temunas dari berbagai penjuru Nusantara. Merupakan kehormatan dan kebanggaan besar bagi daerah kami dipercayakan menjadi tuan rumah peristiwa iman yang sangat berharga ini,” kata Bernard.
Menurut Bernard, Temunas II di Mansel bukan hanya forum persekutuan dan musyawarah gereja, tetapi juga ruang memperkuat sinergi gereja dan pemerintah dalam membangun masyarakat.
Ia menekankan tema “Bangkitlah dan Jadilah Terang” dari Yesaya 60:1 harus diwujudkan lewat tindakan nyata.
“Untuk bangkit dan menjadi terang, gereja dan pemerintah harus berjalan berdampingan,” tegasnya.
Bernard menjelaskan, pemerintah berperan dalam pembangunan infrastruktur, ekonomi dan pelayanan publik, sementara gereja berperan membangun karakter moral dan spiritual masyarakat.

Ia juga menyoroti peran PKB, PW, PAMKA dan PAR dalam memperkuat kehidupan keluarga serta membentuk generasi berintegritas.
Bupati berharap Temunas II menghasilkan pemikiran dan program pelayanan yang menjawab kebutuhan umat dan masyarakat.
“Semoga perjumpaan nasional ini menjadi wadah konsolidasi iman yang menghasilkan pemikiran segar, mempererat persaudaraan antarwilayah, dan melahirkan program pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan umat dan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh peserta menjaga kebersamaan hingga puncak kegiatan 28 September 2026.
Kepercayaan sebagai tuan rumah, kata Bernard, menjadi momentum bagi Mansel menunjukkan keterbukaan menerima peserta dari berbagai wilayah sekaligus memperkuat persaudaraan lintas daerah melalui kegiatan keagamaan.
Temunas II GPKAI 2026 berlangsung hingga 28 September dengan rangkaian persekutuan dan musyawarah organisasi. (*)
Penulis: Marthina Marisan