Ini yang Disampaikan Mendagri kepada Gubernur se-Tanah Papua

Mendagri Tito Karnavian (kiri), Wamendagri Jhon Wempi Wetipo (tengah) dan Prof. Johanes Surya (kanan) di hadapan para gubernur se-Tanah Papua. (Foto: kemendagri.go.id)

Sorong, TopbNews- Mendagri Tito Karnavian didampingi Wamendagri, Jhon Wempi Wetipo mengumpulan enam gubernur di seluruh Tanah Papua. Kehadiran mendagri bersama wakilnya ini adalah untuk menyatukan persepsi para kepala daerah, baik DOB maupun provinsi induk terkait sejumlah agenda penting.

Pada rapat koordinasi yang berlangsung tertutup itu, Mendagri Tito memberi sejumlah pesan kepada para kepala daerah. Beberapa arahan yang disampaikan yakni terkait pengelolaan APBD, kesiapan pelaksanaan pemilu 2024 hingga masalah tapal batas antar DOB.

Temui usai rapat, Wamendagri Jhon Wempi Wetipo menyatakan pemerintah pusat kembali mengingatkan kepada kepala daerah bahwa tujuan dibentuknya DOB adalah demi kesejahteraan rakyat Papua. Juga pemerataan pembangunan infrastruktur, pendidikan serta kesehatan. “Ini secara keseluruhan yang tadi kita bicarakan,” tandas Wetipo.

Soal pendidikan, menurut dia, pemerintah pusat memberi perhatian lebih. Hal itu ditandai dengan mengajak salah seorang praktisi pendidikan, Prof. Johanes Surya datang menghadiri rapat. Dia berharap Prof. Johanes Surya bisa membantu memberikan konsep pembangunan pendidikan di Tanah Papua.

Sementara itu, dikutip dari laman kemendagri.go.id, Mendagri Tito Karnavian bertekad mendorong percepatan literasi matematika bagi anak-anak Indonesia. Program yang disiapkan yakni metode Gasing (Gampang Asyik Menyenangkan) yang diprakarsai Ahli Fisika dan Matematika Yohanes Surya.

“Pj. bupati/wali kota kita wajibkan untuk mengadopsi atau bekerja sama untuk memperbaiki dan mendorong percepatan literasi masalah matematika untuk anak-anak seluruh Indonesia,” kata Mendagri dihadapan para kepala daerah di Tanah Papua.  

Guna mempermudah masalah pembiayaan, lanjut Mendagri, dibantu Kementerian/Lembaga  terkait dalam waktu singkat akan membuat petunjuk teknis. Ketika Juknis sudah diterbitkan, Mendagri meminta para kepala daerah ataupun Pj. kepala daerah untuk tidak ragu lagi memberikan anggaran khusus bagi program literasi matematika dengan metode Gasing ini.

“Program ini ada juknisnya, kemudian Dirjen Bangda akan membuat yang saya tanda tangani Surat Edaran untuk mem-follow up, untuk melakukan revisi anggarannya, sehingga Rekan-Rekan bisa membuat program ini di tempat Bapak/Ibu sekalian dengan anggaran APBD yang ada. Kalau mau menggunakan CSR silakan juga,” tandasnya. (*)

Penulis: Velix/ kemendagri.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!