Ini Dia Tiga Daerah Penerima Kasuari JKN Award BPJS Kesehatan 2025

Manokwari, TopbNews.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama BPJS Kesehatan Papua Barat memberikan apresiasi atas peran serta berbagai pihak dalam mendukung penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam Penganugerahan Kasuari JKN Award BPJS Kesehatan Se-Provinsi Papua Barat Tahun 2025 yang digelar Senin (29/9/2025) di Ballroom Aston Niu Hotel Manokwari.

Istimewanya pada tahun 2025 ini, sebanyak 3 (tiga) daerah Kabupaten dari wilayah teluk di Provinsi Papua Barat berhasil masuk nominasi penerima penghargaan terbaik. Ketiga kabupaten tersebut adalah Kabupaten Kaimana sebagai penerima penghargaan Kabupaten terbaik JKN Award BPJS Kesehatan 2025, disusul Kabupaten Teluk Wondama sebagai penerima penghargaan terbaik kedua serta Kabupaten Teluk Bintuni sebagai penerima penghargaan terbaik ketiga.

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani memberikan apresiasi atas penghargaan Kasuari JKN Award BPJS Kesehatan kepada seluruh kepala derah meliputi penghargaan universal health coverge, konsep pembangunan kesehatan Global yang memastikan setiap individu memiliki akses pelayanan kesehatan yang adil, komprehensif dan bermutu tanpa ada hambatan finansial di Indonesia dan diwujudkan melalui program JKN-KIS.

“Berdasarkan data bulan September 2025, pencapaian Papua Barat meliputi Cakupan peserta JKN-KIS lebih dari 98 % dari total penduduk. Tercatat pula 7 kabupaten penerima award tahun 2025 memiliki cakupan di atas 98 %. Ini mendukung visi Presiden Prabowo yaitu Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” aku Lakotani.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah XII, Mustafa mengatakan BPJS Kesehahan diberi amanah negara untuk melaksanakan JKN. “Peserta JKN di Provinsi Papua Barat tercatat 98 %. Ini menunjukan komitmen Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten melindungi masyarakat melalui program JKN. Dari aspek pelayanan, terdapat 91 fasilitas kesehatan tingkat pertama dan 11 Rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan,” kata Mustafa.

Mustafa juga menitipkan pesan khusus kepada Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak agar dapat menghadirkan rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“BPJS Kesehatan terus berinovasi memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengembangkan digitalisasi JKN mobile. Ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di bidang kesehatan,” pesan Mustafa

Terpisah, Plt. Sekda Manokwari, Yan Ayomi mengakui bahwa Manokwari tidak masuk nominasi 3 besar, namun masuk 7 nominasi Kabupaten penerima anugerah Kasuari JKN Award BPJS Kesehatan 2025.

Yan mengaku Pemkab Manokwari tetap berkomitmen mendukung percepatan realisasi pembayaran iuran JKN. Pasalnya, iuran BPJS Kesehatan telah dimasukkan ke dalam APBD Kabupaten Manokwari. Namun, terkadang terjadi keterlambatan akibat proses penyusunan APBD, yang kemudian berdampak pada keterlambatan realisasi pembayaran.

“Pemkab Manokwari tetap berkomitmen bahwa iuran BPJS harus diberikan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan,” aku Yan sembari berharap harus ada timbal balik yang baik dari BPJS Kesehatan berupa peningkatan kualitas layanan.

“Jangan hanya karena persoalan administrasi, kemudian pelayanan kesehatan ke masyarakat menjadi terhambat. Kita saling koreksi agar kualitas pelayanan terus meningkat dari waktu ke waktu,” pesan Yan. (Hengky Kadiwaru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!