Hadiri Wisuda Universitas Famika, LLDIKTI Wilayah IX Sebut Lapangan Kerja Tidak Hanya Rumah Sakit

Kepala Bagian Umum, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX, Syahruddin ST, MSi saat menyampaikan sambutan mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah IX (Foto: Marthina/TopbNews.com)

Makassar, TopbNews.com – Kepala Bagian Umum, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX, Syahruddin, yang hadir dalam wisuda mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah IX mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati berhasil menyelesaikan studinya.

“Keberhasilan ini tentu merupakan satu bukti kerja keras, ketekunan dan keuletan saudara yang tentu tidak lepas dari motivasi dan dukungan dari orang tua dan orang dekat,” kata Syahruddin, saat menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda sekaligus Pelepasan Lulusan Sarjana Keperawatan dan Profesi Nurse di Makassar, Sabtu (5/10).

“Kami ucapkan selamat kepada orang tua dan wali atas keberhasilan putra-putrinya dalam menyelesaikan studinya di Universitas Famika,” sambungnya menambahkan.

Syahruddin berpesan para wisudawan berterimakasih kepada orang tua atas berhasilnya studi yang dijalankan. Selain itu, ia meminta para wisudawan juga menjaga nama baik Universitas Famika saat mengabdi di tengah-tengah masyarakat.

“Apapun yang terjadi, harus tetap semangat belajar dan terus berkarya serta berbakti sehingga dapat meraih kesuksesan-kesuksesan yang akan datang,” jelasnya.

Kelulusan, kata Syahruddin, merupakan salah satu tahapan yang akan mengantarkan para wisudawan untuk mampu mengabdikan diri dengan mengandalkan segala pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.

Ia juga berharap Universitas Famika selalu menerapkan kurikulum yang relevan dengan kondisi yang terjadi. Universitas Famika sebagai perguruan tinggi diharapkan mampu mencetak lulusan yang memiliki kompetensi dan berwawasan luas, manajemen yang baik ditambah keterampilan komunikasi efektif.

Kepada civitas akademika Universitas Famika, ia mengharapkan tetap menjadi penggerak pendidikan, jaga nilai moral dan menjadi garda terdepan dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan berkarakter serta bersikap percaya diri, berani mengambil resiko, berjiwa pemimpin, visioner dan berorientasi pada hasil.

“Lapangan kerja tentu masih terbuka luas bagi tenaga kesehatan untuk bisa bekerja dan berkarir baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Bukan hanya di rumah sakit, tentu bisa juga di klinik, puskesmas, panti jompo dan lainnya. Apalagi fasilitas kesehatan semakin bertambah seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat perihal pelayanan kesehatan,” jelas Syahruddin.

Disisi lain, Syahruddin berharap lulusan Universitas Famika memiliki kemampuan untuk menguasai bahasa asing seperti bahasa Inggris maupun Mandarin. Penguasaan bahasa asing diingatkan menjadi bekal dalam memasuki pasar kerja global.

Ia menyatakan, Universitas Famika merupakan perubahan bentuk perubahan dari Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Famika yang telah didirikan sejak tahun 2024 atau telah berdiri selama 20 tahun.

“Usia itu artinya telah beranjak dewasa dan tentu telah banyak yang telah diraih baik dari aspek pengajaran, penelitian, pengabdian hingga non-ahli,” sebutnya.

Ia mengingatkan dengan terbitnya Permendikbud Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, Universitas Famika diharap dapat menyesuaikan standar mutu yang telah ditetapkan pemerintah dan terus melakukan upaya perbaikan berkelanjutan dan meneruskan praktik baik yang bermutu.

“Tentu dengan harapan agar meraih akreditasi yang baik terhadap universitas maupun program studinya,” imbuhnya.

LLDIKTI Wilayah IX, kata Syahruddin, tetap berharap Universitas Famika membuka program-program studi baru. Universitas disebutnya memiliki keleluasaan membuka program studi baru yang tentunya berdasarkan studi kelayakan yang sesuai tuntunan dan kebutuhan masyarakat.

Pencapaian yang diraih Universitas Famika sampai saat ini didukung kepemimpinan yang kuat dari seluruh struktur serta jajarannya sehingga mampu menjalankan perguruan tinggi dengan baik. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!