
Manokwari, TopbNews.com — Dalam suasana penuh semangat dan optimisme, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, secara resmi meluncurkan Pembangunan Tahap II Pasar Sentral Sanggeng di Manokwari, Senin (14/7).
Kegiatan ini menjadi penanda kelanjutan proyek strategis yang ditujukan untuk memperkuat ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Barat.
“Pada hari yang berbahagia ini, kita dikumpulkan di lokasi pembangunan Pasar Sentral Sanggeng untuk meresmikan tahap II dari proyek strategis ini. Ini bukan sekadar simbol fisik, tetapi wujud nyata dari visi kita bersama: memperkuat ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Papua Barat”, ujar Gubernur Dominggus dalam sambutannya.

Tahap kedua proyek ini dirancang untuk menghadirkan pasar rakyat yang lebih modern dan tertib. Infrastruktur akan diperkuat dengan fasilitas dagang yang nyaman, tata letak yang rapi, dan lingkungan yang lebih aman bagi pedagang maupun pembeli.
“Proyek tahap II ini akan melanjutkan fondasi yang telah kita mulai. Dengan hadirnya fasilitas perdagangan yang lebih modern dan tertata, kita berharap dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pedagang serta pembeli”, lanjut Gubernur.
Selain infrastruktur fisik, keamanan dan ketertiban kawasan pasar menjadi perhatian utama. Pemerintah Provinsi menyiapkan sistem keamanan terpadu, termasuk penempatan petugas lapangan, pencahayaan memadai, dan instalasi kamera CCTV.

“Kami menempatkan petugas keamanan dan parkir untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan mencegah kerawanan. Penataan lapak, lampu memadai, serta instalasi CCTV menjadi prioritas kita bersama”, ungkapnya.
Pembangunan pasar ini juga diharapkan membuka ratusan peluang kerja baru bagi masyarakat Papua Barat, khususnya warga sekitar Manokwari.
Pemerintah mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif, baik sebagai pedagang maupun dalam pengelolaan lingkungan pasar.
“Diharapkan masyarakat lokal bisa mengambil bagian. Baik sebagai pedagang, petugas kebersihan, maupun petugas parkir berstandar. Ini jadi ratusan peluang kerja baru bagi warga Papua Barat”, tegas Gubernur Mandacan.

Dalam upaya mendorong tata kelola yang bersih dan transparan, Gubernur juga menekankan penerapan sistem digitalisasi dalam pengelolaan retribusi dan karcis parkir. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap pemasukan tercatat secara sah dan menjadi bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Dengan sistem digital retribusi dan karcis parkir resmi, kita pastikan semua pemasukan tercatat dengan tegas. Ini akan menopang Pendapatan Asli Daerah untuk digunakan kembali bagi pembangunan warga di sektor sosial dan infrastruktur”, jelas Gubernur.
Sebagai bentuk simbolis dimulainya pembangunan tahap II, Gubernur Dominggus Mandacan melakukan peletakan batu pertama di lokasi proyek. Mengenakan helm keselamatan dan rompi hijau, ia didampingi Bupati Manokwari, para pejabat provinsi dan kabupaten, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam penutup sambutannya, Gubernur menyerukan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung kelanjutan pembangunan.
“Kepada seluruh stakeholder, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, pelaku usaha, hingga masyarakat umum mari kita galang sinergi yang kuat. Fasilitas ini harus dikelola profesional agar bisa memberi manfaat berkelanjutan. Terima kasih atas dukungan semua pihak. Mari kita sukseskan pembangunan ini untuk kemajuan Papua Barat tercinta”, tutupnya. (*)
Penulis : Rian Lahindah