Gubernur Papua Barat Dorong Kerjasama Antardaerah Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Bintuni, TopbNews.com – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dorong seluruh pemerintah daerah di Papua Barat perkuat kerja sama antardaerah agar tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi mampu menghasilkan manfaat nyata bagi pembangunan dan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat, Syors Alberth Ortisanz Marani, pada Rapat Evaluasi Kerjasama, Pemetaan dan Pelatihan Co-Metrics bagi seluruh Bagian Kerja Sama Daerah se-Provinsi Papua Barat, yang berlangsung di Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (24/9/2026).

Dominggus menegaskan, evaluasi kerja sama daerah perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap kerja sama yang telah dibangun masih relevan, berjalan sesuai kesepakatan, serta memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.

Evaluasi tersebut mencakup relevansi kerjasama, pelaksanaan kesepakatan, manfaat dan hasil yang telah dicapai, hingga berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Menurutnya, setiap kerjasama pemerintah daerah harus memiliki output, outcome dan manfaat yang jelas, terutama dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga meminta forum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat komunikasi, bertukar pengalaman, membahas persoalan dan menyusun solusi bersama antarpemerintah daerah.

Dominggus mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Dalam kerangka tersebut, pengelolaan kerjasama daerah menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan evaluasi terhadap kerjasama yang telah berjalan, memetakan potensi dan kebutuhan masing-masing daerah, serta meningkatkan kapasitas aparatur pengelola kerja sama melalui pendekatan dan instrumen Co-Metrics.

Selain itu, forum tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi tindak lanjut terhadap kerjasama yang telah berjalan maupun peluang kerjasama baru, sekaligus memperkuat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Papua Barat dengan pemerintah kabupaten/kota.

Dominggus menekankan, kerja sama antardaerah harus diarahkan pada kepentingan masyarakat dan tidak sekadar menghasilkan dokumen administratif.

Papua Barat kata Dominggus, memiliki berbagai potensi strategis yang dapat dikembangkan melalui kerjasama, antara lain sektor pertanian, perikanan, kehutanan, pariwisata, pendidikan, kesehatan, investasi, pemberdayaan masyarakat, pengembangan sumber daya manusia hingga pengelolaan potensi ekonomi daerah.

Karena itu, pemetaan kerjasama dinilai penting untuk mengetahui kebutuhan masing-masing daerah, menentukan mitra yang tepat serta memastikan manfaat yang diperoleh dapat dirasakan masyarakat.

Gubernur juga mendorong Bagian Kerja Sama Daerah tidak hanya menjalankan fungsi administratif dalam proses penandatanganan dokumen kerjasama.

Perangkat daerah tersebut diharapkan mampu berperan sebagai pusat informasi, fasilitator, koordinator sekaligus pengendali kerja sama daerah.

Sementara itu, melalui pelatihan Co-Metrics, aparatur diharapkan mampu mengukur, mengevaluasi dan menganalisis kinerja serta dampak kerja sama secara lebih objektif dan terukur.

Dominggus berharap kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat tata kelola kerjasama daerah, memperluas jejaring pembangunan serta memastikan setiap kesepakatan yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Papua Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur juga mengajak seluruh peserta memperkuat komitmen pembangunan Papua Barat, termasuk mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah.

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!