
Manokwari, TopbNews.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, melalui Asisten I Setda Provinsi Papua Barat, Syors Albert Ortiz San Marini, membuka Lomba Cipta Menu Kreasi Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat di Manokwari, Senin (25/8). Kegiatan ini melibatkan Tim Penggerak PKK kabupaten/kota serta organisasi wanita se-Papua Barat.
Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Asisten I, ditegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan kebutuhan dasar sekaligus hak asasi setiap individu yang harus dipenuhi secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, konsumsi pangan B2SA perlu terus disosialisasikan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Papua Barat memiliki sumber daya pangan lokal yang melimpah seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar, pisang, talas, dan sukun. Kita juga kaya hasil laut serta buah dan sayuran lokal. Tantangan kita adalah bagaimana mengolah semua potensi ini menjadi menu yang sehat, bergizi, dan menarik bagi masyarakat”, ujar Gubernur dalam sambutannya.
Gubernur menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan terhadap beras dan terigu, yang sebagian besar masih diimpor. Menurutnya, diversifikasi pangan berbasis kearifan lokal akan mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.

Ia berharap lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga wadah edukasi dan kreativitas bagi masyarakat.
“Semoga lomba ini menambah wawasan, melatih keterampilan dalam mengolah menu pangan lokal, serta mempercepat pemahaman masyarakat tentang konsumsi pangan B2SA”, tambahnya.
Gubernur Papua Barat mengajak semua pihak untuk terus mendukung program diversifikasi pangan demi terwujudnya masyarakat Papua Barat yang sehat, mandiri, dan berdaya saing. (*)
Penulis : Rian Lahindah