GKI Klasis Teluk Bintuni Gelar Raker IV, Bupati : Wadah Konsolidasi dan Sinergi Program Pelayanan Gereja

Bintuni, TopbNews.com – Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, Klasis Teluk Bintuni menggelar Rapat Kerja (Raker) IV bertempat di Gereja Eben Haezar SP5, Distrik Bintuni Timur, Rabu (3/12/2025).

mostbet

Bupati Teluk Bintuni, Yohanes Manibuy, S.E., dalam sambutan menyoroti peran strategis gereja dalam menghadapi berbagai persoalan global dan lokal.

Manibuy menekankan gereja tidak hanya berfungsi sebagai lembaga rohani, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa damai, keadilan, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Raker juga diharapkan menjadi menjadi wadah konsolidasi dan sinergi program pelayanan gereja di tengah kompleksitas tantangan zaman.

“Dunia yang kita diami saat ini penuh dengan ketidakadilan, kekerasan, kerusakan lingkungan, dan kesenjangan kesejahteraan. Gereja dipanggil untuk menjadi agen perubahan, membawa damai, mengupayakan keadilan, dan menjaga ciptaan Tuhan,” sebut Bupati Manibuy.

Bupati Manibuy mengajak gereja untuk menjadi komunitas yang kudus, namun tetap membumi, menjadi sahabat bagi mereka yang membutuhkan terang Injil.

Ia juga menekankan pentingnya gereja dalam menghadapi tantangan zaman dengan strategi, kerja keras, dan visi pelayanan yang tajam.

“Pemerintah Daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada GKI Klasis Teluk Bintuni yang menyelenggarakan Rapat Kerja keempat ini sebagai wadah untuk menyelaraskan gerak langkah pelayanan menuju kemandirian gereja yang teguh, relevan, dan setia pada panggilan Kristus,” imbuhnya.

Raker IV GKI Klasis Teluk Bintuni tahun 2025 mengusung tema sentral mengenai jati diri gereja yang bersumber dari kasih Kristus. Kasih ini diharapkan mendorong gereja untuk lebih mandiri dalam berpikir, merancang pelayanan, dan mengambil tanggung jawab sosial.

“Kasih Kristus memanggil kita keluar dari zona nyaman, mengajak gereja menjadi pelaku keadilan, penjaga perdamaian, dan penabur kesejahteraan di tengah masyarakat yang majemuk,” tegas Manibuy.

Momentum ini diharapkan menjadi ajang untuk menata ulang kehidupan bergereja, agar gereja semakin peka terhadap kebutuhan sesama dan mampu memuliakan Tuhan melalui kepedulian terhadap lingkungan. Gereja tidak hanya hidup untuk dirinya sendiri, tetapi diutus untuk menyatakan kasih Allah dalam tindakan nyata.

Bupati Manibuy juga mengajak gereja menanamkan nilai-nilai kasih, kejujuran, dan keadilan, memperkokoh kerukunan dan damai sosial, serta menghadirkan kepedulian terhadap sesama dan kelestarian alam sebagai bagian dari ibadah hidup kepada Tuhan.

“Langkah-langkah pelayanan yang dirumuskan dalam pertemuan ini diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat Teluk Bintuni, seraya meneguhkan gereja sebagai terang Kristus yang menerangi daerah ini,” pungkasnya.

Di akhir sambutan, Bupati Manibuy menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan Raker IV GKI Klasis Teluk Bintuni, serta berharap GKI terus menjadi berkat bagi tanah Papua dan seluruh alam ciptaan-Nya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!