Gebyar DoaMu, Gubernur Pabar : Ini Ungkapan Syukur Kami

Manokwari, TopbNews.com – Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan- Mohammad Lakotani menggelar acara Pesta Rakyat yang dikemas dalam acara Gebyar DoaMu sebagai bentuk ungkapan terima kasih dan syukur kepada Tuhan dan masyarakat Papua Barat terlebih khusus kepada tim koalisi partai politik, serta relawan yang telah mendukungnya.

“Semua yang terlibat hari ini, baik panitia, koalisi partai politik, relawan, dan masyarakat, melalui Gebyar DoaMu ini, saya sampaikan terima kasih karena telah mempercayakan saya sebagai kepala daerah,” ujar Dominggus Mandacan, yang didampingi oleh Mohammad Lakotani, dalam acara Gebyar DoaMu di Stadion Sanggeng Manokwari pada Kamis (6/3) sore.

Gubernur Dominggus Mandacan mengajak masyarakat untuk menikmati penampilan hiburan yang telah disiapkan oleh panitia koalisi partai dengan menghadirkan sejumlah artis lokal dan nasional dalam kegiatan tersebut.

Acara yang dikordinir langsung oleh Tim Koalisi Pemenangan DOAMU ini, dirangkai dengan buka puasa bersama bagi umat Muslim yang yang diawali dengan Kultum.

“Selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat muslim yang menjalankannya. Ibadah ini adalah bagian dari doa kita semua agar Papua Barat aman, tentram, dan damai”, kata Dominggus.

Dalam agenda pemerintahan, Gubernur Mandacan menjelaskan bahwa saran dan masukan dari masyarakat akan dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua Barat Tahun 2025-2030.

“Hari Senin, kami akan memimpin apel perdana, setelah itu kita akan membahas beberapa hal penting, seperti ketahanan pangan, air bersih, hilirisasi, hingga penyediaan makanan bergizi gratis, sebagai upaya daerah mendukung cita-cita Presiden Republik Indonesia”, lanjutnya.

Diketahui, Pasangan Dominggus Mandacan dan Mohammad Lakotani terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat melalui Pemilihan Umum Kepala Daerah serentak Tahun 2024 dan resmi dilantik oleh Presiden pada 20 Februari 2025 dan telah mengikuti pelatihan kepemimpinan (retreat) selama 8 hari bersama seluruh kepala daerah, Gubernur, dan Bupati di seluruh Indonesia. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!