
Pj Wali Kota Jayapura, Frans Pekey (Foto : Natyo/TopbNews.com)
Jayapura, TopbNews.com – Dalam Coffee Morning bersama Ketua LMA dan Ondoafi, seluruh Ketua Paguyuban, Kepala Suku dan Tokoh Agama se-Kota Jayapura Kamis, (10/8), Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans pekey meminta agar senantiasa menjaga komunikasi untuk menjaga Kamtibmas di Kota Jayapura.
Menurut Pekey, ini penting dilakukan untuk menghindari gesekan-gesekan yang mungkin saja terjadi.
“Karena beberapa waktu lalu ada insiden antar warga dengan oknum satpol kemudian di Holtekam juga. Oleh sebab itu saya minta agar ketua paguyuban, tokoh adat dan tokoh agama agar bisa tetap menjaga komunikasi agar tidak lagi terjadi gesekan serupa dikemudian hari,” kata Penjabat Wali Kota Jayapura.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Jayapura ini sangatlah penting apalagi menjelang Peringatan HUT RI ke-78.
“Banyak kegiatan yang akan kita laksanakan untuk memeriahkan Peringatan HUT RI sehingga perlu para ketua paguyuban membantu komunikasikan kepada warganya untuk menjaga Kamtibmas,” ujarnya.
PKL di Kota Jayapura Bakal Ditertibkan

Suasana Coffee Morning Pj Wali Kota Jayapura bersama Ketua LMA dan Ondoafi, seluruh Ketua Paguyuban, Kepala Suku dan Tokoh Agama se-Kota Jayapura (Foto : Natyo/TopbNews.com)
Tidak hanya itu Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat ini juga akan menertibkan pedagang kaki lima yang makin menjamur di Kota Jayapura.
“Kita akan tertibkan PKL yang semakin menjamur,” ungkapnya.
Sementara itu terkait pedagang ikan di pemukiman, Frans Pekey mengungkapkan bahwa itu adalah kebijakan sewaktu pandemi covid-19 pada tahun 2021-2022.
Nenueurnya, saat itu Pemerintah Kota Jayapura memberi kebijakan agar para pedagang dapat berjualan di pemukiman dengan beberapa persyaratan yang harus ditaati. Hal itu dilakukan untuk memecah keramaian.
“Karena waktu Covid itukan kita tidak boleh berkumpul ramai-ramai. Tapi karena sekarang sudah tidak Covid maka kita akan lakukan penertiban kembali. Pedagang kaki lima yang menjamur akan kita tertibkan termasuk dengan penjual ikan di pemukiman juga,” tandasnya. (*)
Penulis : Natyo