
Manokwari, TopbNews.com – Festival Rupiah dan Digitalisasi Sistem Pembayaran di Bumi Kasuari (FIRST KASUARI) resmi dibuka di Manokwari, Rabu (27/8/2025).
Kegiatan yang digagas Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat ini diharapkan menjadi sarana edukasi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dalam memanfaatkan sistem pembayaran digital.
Asisten II Setda Papua Barat, Melkias Werinusa, mengatakan rupiah bukan hanya alat tukar, melainkan simbol kedaulatan bangsa yang wajib dijaga.
Melalui FIRST KASUARI, masyarakat sekaligus diajak mencintai rupiah dengan cara menggunakannya dalam transaksi sah, serta beradaptasi dengan transformasi digital.
“Teknologi ini akan membantu kita semua terutama pelaku UMKM, untuk lebih mudah bertransaksi dan mengembangkan usahanya”, kata Melkias.
Menurutnya, pembayaran digital seperti QRIS membawa kemudahan, efisiensi, hingga keamanan transaksi.
Hal ini akan membuka akses lebih luas terhadap inklusi keuangan di Papua Barat, sekaligus memperkuat daya saing UMKM di tengah arus ekonomi digital.

Selain edukasi interaktif seputar rupiah dan sistem pembayaran, FIRST KASUARI juga menghadirkan booth yang ramai dikunjungi pelajar dan masyarakat.
Mereka bisa mencoba langsung alat hitung uang seperti di bank hingga mengenal lebih jauh sejarah rupiah.
Melkias berharap festival yang berlangsung hingga Sabtu (30/8/2025) ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat Papua Barat, agar semakin siap menghadapi era ekonomi digital tanpa melupakan jati diri bangsa melalui rupiah. (*)
Penulis : Rian Lahindah