
Kota Jayapura, TopbNews.com – Wakil Walikota Jayapura, Rustam Saru membuka secara resmi Festival Kampung Nelayan, Sabtu 12 Juli 2025 di wilayah Hamadi dengan Tag Line Ikan Asap (Inspirasi Kampung Nelayan Asli Papua).
Plh Kadis Pariwisata Kota Jayapura, Richard Nahumury menyampaikan tujuan diadakannya Festival Kampung Nelayan yakni mempromosikan potensi kampung nelayan sebagai Destinasi kampung nelayan di Kota Jayapura.
“Kampung nelayan juga akan digunakan sebagai ruang kreatifitas bagi seluruh komunitas yang ada di kota Jayapura, baik komunitas kreatif, komunitas budaya maupun masyarakat”, katanya.

Dia menambahkan, dengan diadakannya FKN diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi pendapatan bagi masyarakat disekitar kampung nelayan.
Ia menambahkan, gelaran Festival Kampung Nelayan merupakan festival yang telah dilaksanakan ketiga kalinya dengan melibatkan UMKM Lokal yang setiap tahunnya selalu bertambah.
“Diharapkan dari setiap olahan ikan yang ditawarkan di FKN, selain meningkatkan kesadaran warga untuk gemar makan Ikan. Ikan asar juga dapat menjadi produk unggulan, produk oleh-oleh khas dari kota Jayapura”, ungkapnya.

Wakil Walikota Jayapura, Rustan saru usai membuka Festival mengapresiasi FKN yang digelar oleh Dispar Kota Jayapura.
Dia menyebut agar seluruh panitia untuk mendata berapa banyak UMKM yang aktif mengikuti Festival Kampung Nelayan.
“Ini dimaksudkan jika ada pengaruh terhadap pendapat masyarakat maka waktu pelaksanaan akan ditambah. Selain itu panitia juga harus menghitung berapa banyak jumlah transaksi (perputaran uang) selama Festival berlangsung”, ujarnya.
Rustam Saru menambahkan, saat ini di Kota Jayapura telah dilaksanakan salah satu program nasional yakni MBG.

“Kita punya ikan asar yang banyak dan itu bisa menjadi potensi salah satu sumber bahan baku untuk menu dalam program MBG bagi para siswa di sekolah”, jelasnya.
Dirinya juga meminta kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura khususnya warga di kampung nelayan untuk menjaga dan merawat potensi yang ada di kampung nelayan.
“Kalau kampung ini bersih, aman dan nyaman, setiap warga dapat mengelola potensi yang ada tentunya akan semakin banyak orang yang datang dan itu menjadi pendapatan bagi warga disini”, pungkasnya. (*)
Penulis : Rachel