
Manokwari, TopbNews.com – Fakultas Kehutanan Universitas Papua (UNIPA) menjadi tuan rumah pelaksanaan Pelatihan Enumerator Baseline Survey untuk Pengambilan Data Kesehatan dan Lingkungan Hidup yang diselenggarakan oleh Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI). Pelatihan yang digelar Kamis, 8 Agustus 2024, diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa, alumni, serta dosen dari Fakultas Kehutanan dan Fakultas Sastra dan Budaya.
“Pelatihan hari ini merupakan implementasi dari perjanjian kerja sama yang sudah dilakukan oleh Yayasan ASRI bersama Fakultas Sastra dan Budaya serta Fakultas Kehutanan Universitas Papua,” ujar Luce, yang mewakili Direktur Eksekutif Yayasan ASRI dalam sambutannya.
Selama pelatihan, sejumlah materi disampaikan oleh para ahli, termasuk: Etika dan Komunikasi oleh Monica M. Nauw, Kepala Pusat Penelitian Bahasa dan Budaya Universitas Papua; Pengalaman Baseline Survey dengan ODK/ONA oleh Luce, Manajer Riset Yayasan ASRI; Pengenalan Aplikasi CommCare dan Pengambilan Data oleh Aulia Putri Sundari, dari Yayasan ASRI.
Amilda Auri, dalam sambutannya mewakili Dekan Fakultas Kehutanan, berharap agar mahasiswa peserta pelatihan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.
“Ini adalah kesempatan untuk belajar dari teman-teman ASRI yang sudah berpengalaman dalam kegiatan di lapangan,” ujarnya.
Pelatihan ini ditutup dengan sesi praktik penggunaan aplikasi CommCare, yang akan menjadi salah satu alat utama dalam pelaksanaan baseline survey.
“Terima kasih banyak kami sampaikan kepada Yayasan ASRI karena telah berkolaborasi bersama Fakultas Sastra dan Budaya UNIPA. Selama ini banyak yayasan maupun NGO yang melakukan pengambilan data di Tanah Papua namun belum menggandeng pihak dari unsur antropologi. Padahal pendekatan yang tepat terhadap masyarakat akan menghasilkan data yang lebih akurat. Melalui kegiatan yang digagas oleh Yayasan ASRI ini, kita jadi punya kesempatan lebih banyak untuk mencapai visi Universitas Papua dalam melakukan konservasi kearifan lokal Papua,” ujar Muhammad Hussen, mewakili Dekan Fakultas Sastra dan Budaya UNIPA.
Dari pelatihan ini, empat mahasiswa akan dipilih untuk mengikuti Baseline Survey Pengambilan Data Kesehatan dan Lingkungan Hidup yang akan dilaksanakan pada 13-28 Agustus 2024 di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, tepatnya di Distrik Miyah, Mubrani, Syujak, dan Fef.
Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal yang cukup bagi para mahasiswa untuk terlibat dalam pengambilan data yang akan membantu dalam konservasi dan pelestarian lingkungan di Tanah Papua. (Red/rls)