DPR PB Minta Pemerintah Serius Kejar Capaian Perekaman E-KTP

Ketua Komisi V DPR PB, Syamsudin Seknun. Syamsudin meminta Penjabat Gubernuru PB Serius Memperhatikan Capaian Perekaman E-KTP yang Masih Rendah di Sejumlah Daerah (Sumber Foto: TopbNews Chanel)

Manokwari, TopbNews.com – Capaian perekaman E-KTP di beberapa daerah di Papua Barat hingga akhir tahun ini belum merata. Bahkan capaian perekaman E-KTP di Papua Barat dan Papua Barat Daya belum mencapai 74%. Sejauh ini, ada 5 kabupaten yang capaian perekamannya tergolong rendah. Yakni di Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan, Teluk Wondama dan Teluk Bintuni dan Kabupaten Maybrat di Papua Barat Daya.

mostbet

Melihat kondisi tersebut, Ketua Komisi V DPR Papua Barat, Syamsudin Seknun meminta Penjabat Gubernur Papua Barat bisa memberi perhatian. Sokongan dana, menurut dia sangat penting guna mencapai target secara nasional maupun target provinsi. Sebab politisi muda asal Partai Nasdem ini menilai, proses perekaman E-KTP ini ada kaitannya dengan pelaksanaan pemilu di 2024 mendatang.
“Pak Pj Gubernur agar menambah anggaran kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua Barat agar bisa menjemput boleh dalam membantu mencover program perekaman E-KTP yang dijalankan pemerintah. Ini sangat penting dan urgen untuk diperhatikan Pj Gubernur Papua Barat,” ujarnya.

Menurut pria yang akrap dipanggil Sase ini, pada tahun pemilu persoalan yang dihadapai KPU bukan saja soal anggaran. Tapi basis pertama yaitu target perekaman yang dilakukan pemerintah daerah yang memastikan masyarakat Papua Barat sudah terintegrasi secara langsung dalam SIAK. Sehingga ketika punya hak memilih maka sudah punya E-KTP,”tegas Sase.

Sementara itu, saat melakukan dengar pendapat dengan DPR PB, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua Barat dr. Ria M. Come,M.Ling menyatakan keberhasilan partisipasi masyarakat pada pesta demokrasi serentak di 2024 sanngat bergantung dengan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP). dr. mengungkapkan proses perekaman E-KTP di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya belum mencapai 74% . Padahal target nasional tahun 2022 adalah 99,3% dan 80% target tingkat provinsi.

Kondisi ini yang membuat dinas, menurut dr. Ria, berinisiatif untuk terjun langsung ke sejumlah kabupaten yang proses perekamannya rendah.

Menurut dia, ada sejumlah kendala yang dihadapi saat melakukan perekaman. Salah satunya adalah kondisi geografis di beberapa daerah yang sulit dijangkau. “Kami lakukan kegiatan jemput bola pada tiga titik di Kabupaten Pegunungan Arfak yakni Membey, Minyambouw dan Catubouw. Kita membantu meningkatkan cakupan perekaman E-KTP. Tapi kendala kita di sana itu jaringan karena itu kami berharap bapak gubernur memperhatikan masalah jaringan internet. Karena sangat dibutuhkan,” ujar dr Ria.

Penulis: Tesan
Editor: Sidarman

Berita Lain :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!