
Manokwari, TopbNews.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, turun langsung ke lokasi bencana banjir dan longsor yang melanda Kampung Jim, Distrik Caturbouw, Kabupaten Pegunungan Arfak.
Peninjauan dilakukan pada Kamis (21/5) pekan lalu, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap musibah yang menimpa warga.
Dalam keterangannya kepada awak media pada Jumat (29/5), Gubernur Dominggus mengungkapkan bahwa kondisi cuaca ekstrem menghambat tim untuk mencapai titik pusat bencana.
“Kami sudah berada di sana bersama Dandim, Kapolres, Basarnas, BPBD, dan warga. Namun karena hujan lebat, kami hanya bisa memantau dari atas bukit. Akses ke lokasi utama sangat sulit”, ujar Dominggus.
Dari data sementara, jumlah korban yang tertimbun akibat longsor dan banjir mencapai 19 orang. Sebanyak 16 korban telah ditemukan, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.
“Sebagian korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua Barat, dan ada juga yang sudah diambil oleh pihak keluarga. Tapi masih ada tiga orang yang belum ditemukan”, jelasnya.
Meskipun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat telah menarik sebagian tim pencarian, Gubernur memastikan proses evakuasi tetap berlanjut.
“Tim pencari memang sudah ditarik, tapi beberapa personel masih bertahan di lokasi untuk melanjutkan pencarian tiga korban yang hilang”, pungkasnya. (*)
Penulis : Rian Lahindah