Dishut Tanam 5.820 Bibit Mangrove Tersebar di Wilayah Papua Barat

Manokwari, TopbNews.com – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan ditunjukkan Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui kegiatan penanaman mangrove di Kampung Wamesa, Distrik Maripi, Kabupaten Manokwari, Kamis (8/5/2025).

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Jimmy Walter Susanto, menyampaikan kegiatan merupakan bagian dari pelaksanaan rehabilitasi mangrove di luar kawasan hutan negara, dengan total 5.820 bibit mangrove yang akan ditanam di seluruh wilayah Papua Barat seluas 8 hektar.

Program penanaman mangrove tahun 2025 difokuskan di luar kawasan hutan negara, karena keterbatasan kewenangan.

“Kami berharap ke depan ada porsi yang lebih besar untuk daerah agar bisa melaksanakan penanaman juga di dalam kawasan hutan,” ucap Jimmy saat memberikan sambutan.

Jimmy menambahkan penanaman ribuan bibit mangrove diharapkan mampu memperbaiki kondisi lingkungan pesisir dan mencegah kerusakan ekosistem laut yang semakin mengancam kehidupan masyarakat pesisir.

Ketua Komite II DPD RI, Angelius Wake Kako, mengapresiasi langkah dan semangat masyarakat serta pemerintah daerah dalam menjaga bumi.

Ia menekankan kegiatan sederhana seperti menanam pohon mangrove memiliki dampak luar biasa bagi masa depan lingkungan dan generasi mendatang.

“Yang kita lakukan hari ini bukan hanya untuk masyarakat di sini, tapi ini bagian dari menunjukkan komitmen dan kecintaan kita terhadap bumi,” ujar Angelius.

Ia juga mendorong masyarakat dan pemerintah untuk terus menjaga semangat pelestarian alam demi keberlangsungan hidup anak-anak sebagai generasi penerus.

Angelius menyoroti pentingnya membangun dengan pendekatan alam, bukan hanya mengandalkan struktur buatan seperti bronjong.

“Alam dilawan dengan alam,” katanya sembari mengajak masyarakat melihat manfaat jangka panjang dari pelestarian mangrove, terutama dalam menghadapi kenaikan permukaan air laut.

Kegiatan dihadiri rombongan DPD RI, tokoh adat, dan masyarakat.

Penulis : Rian Lahindah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!