Data Pemilih yang Valid Ditentukan Dari Bawah

Ketua Bawaslu Kab. Manokwari, Fredrik C. Lobat (kanan) didampingi Anggota Bawaslu Kab. Manokwari (Foto.Tesan/Topbnews.com)


Manokwari, TopbNews – Komisioner Bawaslu Papua Barat, Agustinus Naa, mewanti-wanti Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dalam melaksanakan tugasnya. Terutama dalam tahapan coklit yang kini sedang berjalan. Selain itu, panwascam, wajib mempelajari alat kerja panitia pengawas di bawahnya
“Kenapa alat kerja ini penting untuk teman-teman? Karena kita bawaslu tidak punya data pembanding seperti pantarlih. Oleh karena itu kita hanya berdasarkan data fakta di lapangan. Yang kita temui di lapangan bersama pantarlih itu yang kita isi dalam alat kerja. Yang kemudian digunakan hingga ke tingkat bawaslu, kabupaten atau kota, provinsi hingga Bawaslu RI,” jelasnya.

mostbet

“Jadi sesungguhnya, bawaslu hanya merekap. Tetapi data inti sebagai substansi pencoklitan itu kerja pengawasan PKD dibawah. Kalau kerja baik sesuai dengan SOP kita bersama pantarlih maka data itu pasti valid dari bawah sampe tingkat paling atas,” ungkap Agustinus yang hadir melalui layar virtual.
Sementara Ketua Bawaslu Manokwari, Fredrik C. Lobat dalam arahannya menyampaikan kegiatan ini terkait dua tahapan. Yaitu pemutahiran data dan verifikasi faktual perseorangan.

Panwascab se-Kabupaten Manokwari, Peserta Kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Aparatur Pengawas Pemilu (Foto.Tesan/Topbnews.com)

“Apa yang teman-teman panwascam hadapi di lapangan dapat disampaikan dalam kegiatan ini. Sehingga sejumlah kendala di lapangan dapat kita carikan solusinya sehingga proses tahapan pemilu tetap berjalan dengan baik sesuai tahapan,” kata Fredrik sembari menambahkan tujuan kegiatan adalah meningkatkan kualitas dan profesionalitas petugas dalam melakukan pencegahan sejak dini.

Fasilitasi dan Pembinaan Aparatur Pengawas Pemilu ini diikuti puluhan panitia pengawas tingkat distrik se-Kabupaten Manokwari. (*)

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!