
Manokwari, TopbNews.com – Di tengah pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, rupanya banyak petugas kebersihan di Kabupaten Manokwari mengaku sedih dan kecewa terhadap pemerintah daerah melalui dinas terkait. Pasanya, gaji mereka selama 4 hingga 8 bulan belum juga dibayarkan.
Harto Sineri, salah satu petugas kebersihan lingkungan yang sudah menekuni pekerjaan tersebut kurang lebih 6 tahun mengisahkan diusianya yang menginjak 41 tahun, ia menjadi tulang punggung bagi keluarga. Uang yang dihasilkan sebesar 3 juta perbulan dari pekerjaannya sebagai petugas kebersihan belum mencukupi kebetuhan rumah tangga, dan pendidikan anak-anaknya.
Sekalipun gaji mereka dibayar oleh pemerintah, tidak sepenuhnya 4 bulan tersebut mereka menerima gaji penuh mereka.
“Pemerintah baru membayar gaji saya untuk dua bulan, dan dua bulannya lagi belum” ucap Harto Sineri kepada TopbNews.com di TPS lokasi SMA N 1 Manokwari.
Harto juga mengungkap kekhawatirannya atas keterlambatan gaji seperti ini bisa berdampak negatif bagi kebutuhan rumah tangga serta pendidikan anak-anaknya.

“Tahun ini anak saya sudah harus memasuki sekolah dasar (SD) dan saya masih menunggu gaji saya yang belum dibayar oleh pemerintah,” ucapnya dengan nada sedih.
“Uang gaji 2 bulan sebesar 6 juta yang diberikan oleh pemerintah tidak cukup untuk kebutuhan rumah tangga saya dan pendidikan anak saya. Habis pun sebagian besar untuk membayar hutang,” ungkap Harto kembali.
Dirinya berharap pemerintah daerah bisa melihat nasib mereka.
“Harapan kami kepada pemerintah daerah agar lebih memperhatikan kami para petugas kebersihan. Terkhususnya adik-adik kami dengan kendaraan roda tiga yang 8 bulan tidak digaji,” harapnya.
“Kemarin adik-adik kami kendaraan roda tiga sempat demo di kantor Bupati. Namun, belum ada tanggapan apa pun dari Bupati,” sebutnya sembari melanjutkan pekerjaan membersihkan sampah. (CR-2)