Bupati Yohanis Manibuy Buka Youth Camp PELPRAP GPdI, 2.000 Pemuda Disiapkan Jadi Generasi Siap Diutus

Bintuni, TopbNews.com – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy resmi buka Youth Camp PELPRAP GPdI Papua Barat 2026 di GSG Teluk Bintuni, Selasa. Mengusung tema “Be Ready, Ini Aku Utuslah Aku” dari Yesaya 6:8, kegiatan diikuti sekitar 2.000 pemuda dari Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

mosbet

“Selamat datang di Teluk Bintuni, rumah kita semua. Kepercayaan jadi tuan rumah kegiatan regional ini kehormatan dan kebanggaan bagi kami,” ucap Bupati.

Yohanis sebut Youth Camp bukan sekadar pertemuan pemuda gereja, tapi wadah strategis bina karakter hadapi zaman kompleks. Perkembangan digital, arus informasi cepat, perubahan sosial, dan tantangan moral jadi ujian generasi muda.

“Melalui kegiatan ini pemuda dibina punya karakter Kristus, integritas, disiplin, semangat belajar, dan berani hadapi tantangan tanpa tinggalkan iman,” ujarnya.

Tema “Be Ready, Ini Aku Utuslah Aku” ia maknai sebagai panggilan iman.
“Ketika Tuhan bertanya ‘Siapakah yang akan Kuutus?’, jawaban dari hati pemuda harus ‘Ini aku, utuslah aku’,” ungkapnya.

Selama 3 hari, peserta akan ikut ibadah, seminar, diskusi, pelatihan kepemimpinan, dan materi dari narasumber lintas instansi. Bupati percaya dari 2.000 peserta, Tuhan sedang siapkan calon pemimpin bangsa: gembala, penginjil, guru, tenaga kesehatan, pengusaha, TNI-Polri, hingga bupati, gubernur, pemimpin nasional yang takut Tuhan.

“Tanah Papua butuh generasi muda cerdas intelektual, kuat karakter, kokoh iman, dan peduli sesama. Ikuti kegiatan sungguh-sungguh, jadikan bekal jalankan panggilan hidup,” pesannya.

Bupati tegaskan “Be Ready” bukan slogan.
“Be Ready artinya siap dipakai Tuhan kapan saja, di mana saja. Bersiap jadi generasi pembawa damai, bangun masyarakat, majukan Tanah Papua, jadi terang bagi Indonesia,” tegasnya.

Di hadapan peserta, Bupati tanya “Apakah masih siap dipakai Tuhan?” 2.000 pemuda jawab serempak: “Siap!”

Youth Camp PELPRAP GPdI Papua Barat 2026 berlangsung 3 hari di Teluk Bintuni. Agenda fokus pembinaan rohani, pelatihan kepemimpinan, seminar, diskusi, ibadah bersama, dan pengembangan karakter. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!