Bupati Yapen Imbau Kepala Kampung Inventaris Pembiayaan Listrik Warga

Yapen, TopbNews.com – Bupati Kepulauan Yapen Provinsi Papua, Benyamin Arisoy menghimbau para kepala Kampung di Distrik Yapen Utara, agar menginventarisir biaya listrik warga masyarakat.

mostbet

Himbauan itu disampaikan Bupati untuk meluruskan informasi mengenai beban biaya listrik yang akan ditanggung pengguna atau pelanggan, khususnya di Distrik Yapen Utara.

“PLN tugasnya menyediakan fasilitas mulai dari jaringan kabel hingga meteran yang masuk ke rumah-rumah warga atau pelanggan. Sisanya akan ditanggung oleh pengguna, jadi bagian ini harus kita luruskan dulu”, jelas Bupati Benyamin Arisoy kepada awak media di Serui, Jumat (15/5/2026).

Contoh yang sudah berjalan, kata Bupati, adalah di Distrik Yapen Barat yang mana setiap kepala kampung bertugas untuk menyisihkan dana desa guna menanggung biaya listrik warga masyarakatnya.

Sehingga, hal yang sama juga diharapkan oleh bupati agar menjadi atensi bagi para kepala kampung khususnya di Distrik Yapen Utara untuk dilaksanakan.

“Jadi selain dana desa, pemerintah juga ada menambah pembiayaan di beberapa kampung di Yapen Barat. Oleh sebab itu saya mengimbau kepada para kepala kampung untuk dapat menginventarisir biaya listrik warga masyarakat”, pungkasnya.

Terpisah, Kepala PLN Unit Layanan Pelanggan Serui, Adrian Ibad, memastikan jaringan listrik di wilayah Pantai Utara (Pantura) Yapen Utara segera beroperasi. Konstruksi jaringan sudah rampung, namun penyalaan atau -energize-tegangan masih menunggu penyelesaian kendala teknis di lapangan.

Menurutnya, kendala itu berupa pembersihan jalur jaringan harus dilakukan menyeluruh demi keamanan dan kestabilan pasokan listrik saat mulai dioperasikan. Proses ini memerlukan waktu, tetapi PLN Serui berkomitmen mempercepat agar masyarakat segera menikmati penerangan.

“Kami pastikan dan upayakan sekuat mungkin pada bulan Juli hingga Agustus listrik sudah bisa menyala”, tegasnya. (*/TOP02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!