Bupati Pegaf : Butuh Pendekatan Khusus Dalam Penanganan Stunting dan Kemiskinan Esktrem di Pegaf

Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroi saat memberikan keterangan kepada pihak media TopbNews ( foto : Marthina/TopbNews.com)

Manokwari, TopbnNews.com – Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroi menyampaikan, perlu pendekatan khusus dalam fokus Penanganan Stunting dan Kemiskinan ekstrem diwilayah Pegunungan Arfak.

mostbet

Menurutnya, sebagai daerah penyumbang isu stunting dan kemiskinan ekstrem terbanyak di Provinsi Papua Barat tentunya tak membuat Pemerintah Daerah menyerah dan akan terus melakukan segala upaya dengan program strategis.

“Kami khususnya Kabupaten pegunungan Arfak sebenarnya sudah bekerja secara langsung dilapangan walaupun diperhadapkan dengan banyaknya tantangan dari masyarakat kami akan tetap mencari cara untuk dapat merangkul masyarakat, sehingga penanganan isu stunting dan kemiskinan ekstrem ini dapat tercapai,” ujarnya di Manokwari, Jumat (28/7).

Tantangan yang sering dihadapi kata Bupati Yosias, saat melakukan survei di lapangan, dimana tidak mudah mengubah pola pikir dari masyarakat setempat yang masih memeluk erat kepercayaan adat istiadat mereka.

“Kami di Pegunungan Arfak sini yang paling sulit dirubah adalah kepercayaan, adat istiadat dan juga pola pikir, serta kebiasaan masyarakat setempat dimana mereka masih memegang erat tradisi turun temurun yang tentunya sangat bertolak belakang dengan penanganan isu stunting dan kemiskinan ekstrem tersebut,” terangnya.

Yosias mengungkapkan bahwa untuk sementara dirinya belum memiliki anak asuh namun dalam survei selanjutnya ke beberapa puskesmas dan posyandu diwilayah Kabupaten Pegunungan Arfak, dirinya akan berupaya untuk menjaring seluruh anak-anak yang mengalami kasus stunting.

Pada kesempatan itu, Bupati Pegaf, Yosias Saroi menambahkan, sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan bagi masyarakat di Pegunungan Arfak, pada bulan Agustus mendatang Rumah sakit Pratama Yosias Marinus akan segera diresmikan. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!