Bupati Nabire Batalkan Hasil Verifikasi Tenaga Honorer K2

Kantor BKD Kabupaten Nabire, yang didatangi ratusa tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Nabire ( sumber foto : istimewa)

Nabire, TopbNews.com – Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si membatalkan hasil pengumuman verifikasi tenaga honorer Kategori dua (K2) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire.  Pembatalan ini dilakukan Mesak Magai menyusul adanya kekecewaan dari sekitar 800an tenaga kontrak yang namanya tidak tercantum dalam hasil pengumuman K2 yang dipublikasikan hari ini Jumat (13/1) siang di Kantor BKD Kabupaten Nabire.

mostbet

“Hari ini saya atas nama Pemkab Nabire juga turut merasakan kekecewaan. Ada 1670 berkas yang dimasukan dan kuota kita terbatas hanya 800 orang. Oleh karena itu, saya mengambil sikap hasil pengumuman verifikasi K2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire saya batalkan,” tegas Bupati Mesak Magai.

“Besok Senin saya akan kirim surat ke Menpan untuk minta batalkan hasil veriifkasi dan saya akan publikasikan Surat tersebut untuk diketahui,” tambahnya.

Bupati Nabire, Mesak Magai (sumber foto : istimewa)

Lebih lanjut Bupati Mesak Magai menyampaikan, Pemkab Nabire Tahun 2023 tidak akan melakukan perekrutan tenaga kontrak. “Tahun 2023, kita tidak akan rekrut tenaga kontrak karena tidak mencukupi untuk biaya gaji karena pengelolaan dana DAU untuk Kabupaten Nabire sistem pengelolaan keuangan dan E-market sangat sulit untuk dialokasikan di luar dari ketentuan yang dikeluarkan oleh kementerian keuangan,” jelasnya.

Sebelumnya, Ratusan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire yang masuk dalam data kategori K2, Jumat (13/1) siang mendatangi kantor BKD Kabupaten Nabire. Mereka kecewa  karena nama mereka tidak tertera dalam hasil seleksi K2 yang telah dikeluarkan. Mereka menuntut penjelasan  Bupati Nabire terkait adanya perubahan dalam hasil seleksi tersebut, mengingat berkas sudah dikumpulkan sejak September 2022. (*)

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!