Bupati Hermus Target 3 Bulan Kasus Stunting Turun 50 Persen

Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw saat menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Bupati Manokwari, Hermus Indou atas Upaya Penanganan Angka Stunting di Manokwari, Provinsi Papua Barat (Foto : Marthina/TopbNews.com)

Manokwari, Topbnews.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou menargetkan, pada hari ke-90, kasus stunting pada 108 anak dapat teratasi 50 persen. Artinya sebanyak 54 anak stunting di Manokwari akan dinyatakan bebas Stunting.

mostbet

Hal ini disampaikan Bupati Hermus indou usai menerima Piagam dan Penghargaan atas Aksi Kinerja Konvergensi dan Intervensi Penurunan Stunting di Provinsi Papua Barat, Selasa (25/7) di Manokwari.

“Terdapat 108 kasus stunting pada anak di Manokwari, kami menargetkan dalam waktu 90 hari sejak hari ini, kasus stunting pada anak dapat teratasi 50 persen,” tegasnya.

Berdasarkan nilai status gizi nasional di Kabupaten Manokwari terdapat 600 anak yang dinyatakan mengalami stunting dan gizi buruk, namun setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan dengan pengukuran ulang pada 15 puskesmas yang tersebar di Kabupaten Manokwari, tercatat 135 anak dengan kasus stunting.

Bupati Manokwari, Hermus Indou saat memberikan keterangan kepada awak media (Foto : Marthina/TopbNews.com)

Bupati Hermus menjelaskan, telah dilakukan intervensi penanganan stunting terhadap 135 anak, dengan rincian 1 orang meninggal dunia, 1 orang pindah domisili ke Jayapura, dan yang tersisa untuk ditangani sebanyak 133 orang anak.

“Dalam kurung waktu 48 hari, intervensi yang dilakukan adalah setiap hari para kader gizi, kader kesehatan, posyandu dan kader PKK melakukan pemberian makanan tambahan kepada anak-anak dengan kasus stunting secara berkala. Dan hasilnya terjadi penurunan kasus stunting dari 133 anak yang dinyatakan pulih sebanyak 25 anak dari stunting kronis, sehingga dapat ditotalkan penanganan selanjutnya terdapat 108 anak,” terang Bupati Hermus.

Pemerintah Kabupaten Manokwari, kata Bupati Hermus akan terus melakukan pemantauan yang akan dijalankan melalui para kader secara langsung untuk memberikan penanganan yang tepat, sehingga target pada 54 anak bebas stunting dapat tercapai. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!