BPJS Kesehatan Gelar Forum Kemitraan di Manokwari, Wabup Mugiyono Tekankan Layanan Bebas Biaya

Manokwari, TopbNews.com – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari menggelar Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan bersama para pemangku kepentingan di Kabupaten Manokwari, Rabu (24/9). Kegiatan ini menjadi ruang koordinasi untuk memastikan mutu pelayanan kesehatan tetap terjaga dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

mostbet

Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan. Ia menekankan bahwa masyarakat berhak memperoleh layanan kesehatan secara adil, bermartabat, serta tanpa beban biaya tambahan.

“Pelayanan kesehatan harus bebas dari segala bentuk iuran atau pungutan. Hal ini penting agar masyarakat dapat mengakses layanan dengan tenang dan penuh kepastian. Kepatuhan terhadap aturan menjadi landasan utama dalam mewujudkan hal tersebut”, ujar Mugiyono.

Mugiyono juga menyoroti pentingnya ketersediaan obat-obatan sebagai prioritas di setiap fasilitas kesehatan.

Menurutnya, sinergi pemerintah daerah, tenaga medis, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar masyarakat Manokwari dapat menikmati layanan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan.

Dalam forum tersebut, ia juga menyampaikan capaian penting Kabupaten Manokwari yang telah berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC). Bahkan, pada 8 Agustus 2024 lalu, Manokwari menerima penghargaan UHC Award dari Presiden RI sebagai bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga.

“Atas nama pemerintah daerah, saya mengajak seluruh pihak, khususnya OPD terkait, untuk mendukung program strategis nasional seperti JKN. Kolaborasi harus terus diperkuat guna meningkatkan akses layanan kesehatan, terutama bagi Orang Asli Papua (OAP), ibu dan anak, serta kelompok masyarakat rentan”, tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan sektor kesehatan di masa mendatang semakin kompleks. Oleh sebab itu, dibutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Bappeda, dan Badan Keuangan Daerah, bersama BPJS Kesehatan.

“Dengan kerja sama yang solid, kita bisa mewujudkan transformasi layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara. Dampaknya harus langsung dirasakan masyarakat, khususnya OAP”, pungkas Mugiyono. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!